SELUMA – Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Seluma menggelar sosialisasi bahaya narkoba dan kenakalan remaja, kesehatan reproduksi, serta pencegahan perkawinan anak di SMA Negeri 6 Seluma, Kecamatan Sukaraja, Kamis (15/10/2026). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pemahaman pelajar agar mampu melindungi diri dari berbagai risiko yang mengancam masa depan generasi muda.

Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Ketua GOW Kabupaten Seluma, Ir. Hj. Dwi Halida Ariyani Gustianto, M.M. Turut hadir Kepala SMAN 6 Seluma, Hekler Zopi, M.Pd., beserta dewan guru, perwakilan Polsek Sukaraja, Aipda David Wahyudi, serta para siswa dan siswi SMAN 6 Seluma.

Kepala SMAN 6 Seluma, Hekler Zopi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada GOW Kabupaten Seluma atas perhatian serta kepeduliannya terhadap pendidikan dan pembinaan karakter pelajar melalui kegiatan sosialisasi tersebut.

Ia berharap para siswa dapat mengikuti seluruh rangkaian kegiatan dengan serius sehingga materi yang disampaikan para narasumber dapat dipahami dan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Kepada anak-anak, saya harapkan dapat mengikuti dan memahami apa yang disampaikan oleh para pemateri,” ujarnya.

Ketua GOW Kabupaten Seluma, Dwi Halida Ariyani Gustianto, mengatakan bahwa anak-anak dan remaja merupakan generasi penerus bangsa yang perlu mendapatkan perlindungan, bimbingan, dan pembinaan secara berkelanjutan. Mereka harus dipersiapkan agar tumbuh menjadi generasi yang sehat, cerdas, berkarakter, serta mampu menghadapi berbagai tantangan zaman.

Menurutnya, perkembangan teknologi, perubahan sosial, dan lingkungan pergaulan yang semakin dinamis turut menghadirkan tantangan bagi generasi muda. Sejumlah persoalan yang perlu mendapat perhatian serius di antaranya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, serta praktik perkawinan anak.

“Namun, di tengah perkembangan teknologi, pergaulan, dan perubahan sosial yang begitu cepat, generasi muda juga menghadapi berbagai risiko, di antaranya penyalahgunaan narkoba, kenakalan remaja, kurangnya pemahaman mengenai kesehatan reproduksi, serta masih adanya praktik perkawinan anak,” ujar Dwi Halida.

Ia menegaskan, pemahaman yang tepat mengenai berbagai persoalan tersebut penting agar para pelajar mampu mengenali risiko, mempertimbangkan konsekuensi, serta mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari.

“Melalui sosialisasi ini, saya berharap para peserta mendapatkan pemahaman yang benar dan mampu mengambil keputusan yang bijak dalam kehidupan sehari-hari,” lanjutnya.

Setelah pembukaan, kegiatan dilanjutkan dengan pemaparan materi oleh tiga narasumber sesuai bidang masing-masing.

Aipda David Wahyudi dari Polsek Sukaraja menyampaikan materi tentang “Dampak Buruk Narkoba dan Kenakalan Remaja”. Materi ini membahas persoalan penyalahgunaan narkoba dan perilaku berisiko yang dapat mengganggu perkembangan serta masa depan pelajar.

Selanjutnya, Sri Hartati, S.K.M., memberikan materi mengenai “Kesehatan Reproduksi Remaja” untuk meningkatkan pemahaman siswa tentang pentingnya menjaga kesehatan reproduksi dan membangun perilaku yang bertanggung jawab.

Sementara itu, Mazda, S.K.M., M.Ling., menyampaikan materi “Pencegahan Perkawinan Anak”, yang menekankan pentingnya pemahaman mengenai risiko perkawinan pada usia anak serta perlunya mempersiapkan masa depan melalui pendidikan dan pengembangan diri.

Melalui kegiatan ini, GOW Kabupaten Seluma berharap para pelajar SMAN 6 Seluma semakin memahami bahaya narkoba, mampu menghindari kenakalan remaja, menjaga kesehatan reproduksi, serta memahami pentingnya pencegahan perkawinan anak.

Sosialisasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran generasi muda agar lebih bijak dalam bergaul, bertanggung jawab terhadap diri sendiri, dan mampu merencanakan masa depan secara lebih baik. (Red)