JAKARTA – PT Krakatau Steel (Persero) Tbk atau Krakatau Steel Group (KRAS) memperkuat ekspansi pasar internasional melalui penandatanganan Long Term Supply Agreement (LTSA) dengan Australian Steel Traders Pty Ltd (ASTRADERS). Perjanjian tersebut mencakup pasokan produk baja jenis Hot Rolled Coil (HRC) dan/atau Hot Rolled Sheet (HRS) dengan volume hingga 30.000 ton per tahun.

Kesepakatan itu ditandatangani dalam ajang Trade Expo Indonesia (TEI) 2026 yang berlangsung di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang, Rabu (14/10/2026). Kerja sama ini membuka peluang bagi Krakatau Steel untuk memperluas distribusi produk baja ke pasar Australia dan Selandia Baru.

Langkah tersebut sekaligus memperkuat hubungan bisnis kedua perusahaan yang telah terjalin selama puluhan tahun, serta menjadi bagian dari strategi Krakatau Steel dalam meningkatkan penetrasi produk baja nasional di pasar global.

Perkuat Kemitraan yang Telah Terjalin 25 Tahun
Vice President of Sales III Krakatau Steel, Muhammad Nur Mulianto Putra, mengatakan bahwa penandatanganan perjanjian pasokan jangka panjang tersebut merupakan langkah strategis untuk memperluas jangkauan pasar sekaligus memperkuat hubungan komersial dengan mitra internasional.

Menurut Nur, ASTRADERS telah memasarkan produk baja Krakatau Steel di Australia selama 25 tahun. Produk tersebut sebelumnya dipasarkan menggunakan merek dagang Volcano Plate dan hingga saat ini beredar di pasar Australia dengan nama KS-Plate.

“Australian Steel Traders Pty Ltd sudah 25 tahun memasarkan produk baja Krakatau Steel di Australia menggunakan merek dagang Volcano Plate, hingga saat ini produk baja Krakatau Steel beredar dengan menggunakan nama KS-Plate di Australia,” ujar Nur.

Ia menambahkan, kerja sama tersebut menjadi momentum bagi perusahaan untuk memperluas penetrasi pasar ekspor sekaligus memperkuat kepercayaan mitra internasional terhadap produk baja Indonesia.

“Kami melihat peluang untuk membangun hubungan bisnis yang berkelanjutan dengan mengedepankan kualitas produk, daya saing harga, keandalan pasokan, serta pemenuhan standar yang dibutuhkan di pasar tujuan,” tambahnya.

Perluas Pasar dan Portofolio Produk Baja
Selain HRC dan HRS, perjanjian tersebut membuka peluang penjualan berbagai produk baja lainnya, termasuk Hot Rolled Pickled and Oiled (HRPO) dan Cold Rolled Coil (CRC), serta produk lain yang disepakati oleh kedua belah pihak.

Perluasan portofolio ini diharapkan dapat meningkatkan peluang pemasaran produk Krakatau Steel sekaligus memperluas basis pelanggan di pasar internasional. Australia dan Selandia Baru menjadi sasaran pengembangan pasar dengan memanfaatkan jaringan perdagangan yang dimiliki ASTRADERS.

Meski demikian, pelaksanaan kerja sama tetap memperhatikan sejumlah aspek penting, seperti kesesuaian spesifikasi produk, daya saing harga, persyaratan sertifikasi, serta kondisi pasar di negara tujuan.

Melalui perjanjian pasokan jangka panjang ini, Krakatau Steel berupaya membangun kerja sama komersial yang berkelanjutan sekaligus memperkuat posisi produk baja nasional dalam persaingan industri baja regional.

Bidik Sertifikasi untuk Perkuat Daya Saing Global
Tidak hanya berfokus pada peningkatan volume penjualan, kerja sama tersebut juga membuka ruang kolaborasi dalam pemenuhan sertifikasi produk yang diperlukan untuk memasuki pasar Australia dan Selandia Baru.

ASTRADERS akan mengupayakan dukungan bagi Krakatau Steel dalam memperoleh sertifikasi yang relevan, termasuk Australasian Certification Authority for Reinforcing and Structural Steels (ACRS) dan Steel Sustainability Australia (SSA). Proses tersebut akan dilaksanakan sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan kesepakatan lebih lanjut antara kedua perusahaan.

Pemenuhan sertifikasi menjadi salah satu aspek penting untuk memperluas akses pasar, mengingat produk baja yang dipasarkan di negara tujuan harus memenuhi persyaratan dan standar yang ditetapkan.

Dengan dukungan jaringan perdagangan internasional dan penguatan pemenuhan standar produk, Krakatau Steel berharap dapat meningkatkan daya saing baja produksi dalam negeri sekaligus membuka peluang pertumbuhan bisnis yang lebih luas.

Penandatanganan LTSA dengan ASTRADERS menjadi bagian dari upaya perusahaan memperkuat ekspor, menjaga keberlanjutan hubungan dengan mitra bisnis, dan meningkatkan penetrasi produk baja Indonesia di pasar internasional. (Adv)