BENGKULU – Aktivitas ekonomi masyarakat di Kota Bengkulu semakin bergairah seiring meningkatnya kunjungan warga ke kawasan Belungguk Point pada malam hari. Kehadiran ruang publik tersebut membuka peluang usaha baru bagi masyarakat, termasuk pengemudi odong-odong wisata yang merasakan peningkatan jumlah penumpang dan pendapatan.

Dampak positif tersebut terlihat ketika Wali Kota Bengkulu, Dedy Wahyudi, berbincang langsung dengan salah seorang pengemudi odong-odong wisata untuk mengetahui perkembangan usahanya sejak kawasan Belungguk Point dibuka dan menjadi salah satu tempat berkumpul masyarakat.

“Sejak kapan ada odong-odong ini?” tanya Dedy kepada pengemudi tersebut.

Pengemudi itu menjelaskan bahwa usaha odong-odong wisata mulai berkembang dan semakin menjamur sejak Belungguk Point ramai dikunjungi warga. Tingginya aktivitas masyarakat di kawasan tersebut memberikan peluang bagi pengemudi untuk menawarkan jasa wisata keliling kepada pengunjung, terutama keluarga yang membawa anak-anak.

Saat ditanya mengenai pendapatan harian, pengemudi tersebut mengaku dapat memperoleh omzet ratusan ribu rupiah dalam satu malam, bergantung pada jumlah penumpang dan tingkat keramaian kawasan.

“Alhamdulillah, Rp400 ribu. Kalau lagi ramai, Alhamdulillah lebih, Pak,” ungkapnya.

Ia menambahkan, akhir pekan menjadi waktu yang paling menguntungkan bagi usahanya. Jumlah penumpang biasanya meningkat pada malam Sabtu, malam Minggu, dan malam Senin. Pada waktu tersebut, odong-odong yang dioperasikannya dapat membawa penumpang lebih banyak dibandingkan malam-malam biasa.

Pengalaman tersebut menunjukkan bahwa keberadaan ruang publik yang ramai dikunjungi masyarakat berpotensi menciptakan peluang ekonomi bagi pelaku usaha kecil. Aktivitas wisata tidak hanya menghadirkan tempat rekreasi, tetapi juga menggerakkan perputaran uang melalui berbagai jasa yang dibutuhkan pengunjung.

Dedy Wahyudi menyambut baik perkembangan tersebut. Menurutnya, penataan kawasan kota yang diikuti peningkatan aktivitas masyarakat dapat memberikan manfaat langsung bagi warga yang menggantungkan penghasilan dari sektor informal.

Ia juga optimistis peluang ekonomi di kawasan wisata Kota Bengkulu akan semakin berkembang seiring penyelesaian revitalisasi Kampung Cina.

Pemerintah Kota Bengkulu berencana memperluas jalur wisata dengan menghubungkan sejumlah kawasan, mulai dari Belungguk Point, Jalan Soeprapto, kawasan Pintu Batu, hingga Kampung Cina. Rencana tersebut diharapkan membentuk jaringan destinasi wisata yang saling terhubung dan mendorong pengunjung menjelajahi lebih banyak sudut kota.

“Alhamdulillah, nanti akan lebih ramai lagi setelah Kampung Cina selesai,” ujar Dedy untuk menyemangati para pelaku usaha.

Warga Berharap Peluang Usaha Semakin Terbuka
Meningkatnya aktivitas malam di Belungguk Point juga menjadi harapan bagi masyarakat yang ingin mengembangkan usaha kecil. Warga Kota Bengkulu menilai ruang publik yang tertata dan ramai dapat membuka kesempatan bagi pedagang serta penyedia jasa untuk meningkatkan pendapatan.

“Kalau kawasan wisata ramai dan nyaman, masyarakat tentu punya lebih banyak kesempatan untuk berusaha. Bukan hanya pengemudi odong-odong, tetapi pedagang makanan, minuman, dan pelaku UMKM juga bisa merasakan manfaatnya. Harapannya, kawasan ini terus dijaga kebersihan, keamanan, dan ketertibannya,” ujar Azelia, pengunjung Belungguk Point.

Pengemudi odong-odong yang ditemui Dedy juga menyambut baik upaya pemerintah menghidupkan kembali kawasan-kawasan kota yang sebelumnya kurang ramai. Ia berharap pengembangan destinasi wisata baru dapat meningkatkan jumlah pengunjung sekaligus memperluas peluang usaha masyarakat.

Pemkot Bengkulu berharap integrasi Belungguk Point dengan kawasan bersejarah dan pusat aktivitas kota dapat memberikan dampak ekonomi yang lebih luas. Selain pengemudi odong-odong, pedagang kaki lima, pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), serta pekerja sektor informal lainnya diharapkan ikut merasakan manfaat dari peningkatan kunjungan wisata.

Dengan pengembangan kawasan yang berkelanjutan, penataan ruang publik diharapkan tidak hanya mempercantik wajah kota, tetapi juga memperkuat perekonomian masyarakat dan membuka lapangan usaha baru di Kota Bengkulu. (Red/Frk)