BENGKULU – Kepolisian Daerah (Polda) Bengkulu bersama seluruh jajaran memperkuat kepedulian terhadap lingkungan melalui kegiatan Green Policing yang dilaksanakan serentak di sejumlah wilayah hukum Polda Bengkulu, Jumat (16/10/2026). Kegiatan ini menjadi bagian dari implementasi program prioritas Kapolri dengan mengusung semangat “Polri Bersama Masyarakat”.
Kapolda Bengkulu Irjen Pol. Yudhi Sulistianto Wahid, S.I.K., OLY, melalui Kabid Humas Polda Bengkulu Kombes Pol. Imam Wijayanto, S.I.K., M.H., menyampaikan bahwa Green Policing merupakan bentuk nyata kehadiran Polri dalam menjaga lingkungan. Peran kepolisian, menurutnya, tidak hanya berkaitan dengan pemeliharaan keamanan dan penegakan hukum, tetapi juga mencakup upaya menciptakan lingkungan yang bersih, sehat, nyaman, dan lestari.
“Green Policing ini merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap lingkungan sekaligus wujud nyata semangat Polri Bersama Masyarakat. Personel turun langsung bersama pemerintah daerah, instansi terkait dan masyarakat untuk melakukan kegiatan yang manfaatnya dapat dirasakan secara langsung,” ujar Imam.
Ia menjelaskan, kegiatan dimulai sekitar pukul 07.00 WIB dengan beragam aksi, mulai dari kerja bakti, pembersihan sampah dan rumput liar, pembersihan drainase, penataan lingkungan, penanaman pohon dan tanaman produktif, pemanfaatan lahan, hingga pembagian masker kepada masyarakat.
Di wilayah Polresta Bengkulu, personel melaksanakan kurve dan kerja bakti di lingkungan Markas Komando (Mako) Polresta, Lapangan Merdeka, serta kawasan sekitarnya. Sementara itu, Polres Lebong melakukan pembersihan jalur hijau di Jalan Lintas Muara Aman–Argamakmur sepanjang kurang lebih dua kilometer. Kegiatan tersebut juga bertujuan meningkatkan jarak pandang pengguna jalan guna mendukung keselamatan berkendara.
Polres Kepahiang menggelar pembersihan di kawasan Terminal Pasar Kepahiang. Kegiatan itu dilengkapi dengan penanaman pohon dan pembagian masker gratis kepada masyarakat. Adapun Polres Kaur melakukan pembersihan taman, drainase, dan fasilitas umum, termasuk memangkas rumput liar di lingkungan Mapolres.
Aksi penghijauan juga dilaksanakan jajaran Polres Bengkulu Utara melalui penanaman pohon di Polsek Air Besi. Di Kabupaten Mukomuko, personel kepolisian bersama perangkat desa dan pelajar menggelar kegiatan ASRI, yakni Aman, Sehat, Resik, Indah, serta menanam pohon di pekarangan Kantor Desa Ujung Padang.
Sementara itu, Polres Seluma, Polres Bengkulu Tengah, dan Polres Bengkulu Selatan melaksanakan pembersihan lingkungan Mako serta memanfaatkan lahan menjadi area produktif. Khusus di Bengkulu Tengah, kegiatan turut menyasar lingkungan SDN 40 Bengkulu Tengah melalui penanaman tanaman produktif dan perawatan lahan.
Imam menegaskan bahwa upaya menjaga lingkungan merupakan tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, keterlibatan masyarakat menjadi unsur penting agar kegiatan Green Policing dapat berjalan secara berkelanjutan dan memberikan manfaat jangka panjang.
“Polri tidak bisa bekerja sendiri. Lingkungan yang bersih, sehat dan nyaman membutuhkan kepedulian bersama. Semangatnya adalah hadir, bekerja bersama dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat,” katanya.
Ia berharap kegiatan tersebut tidak sekadar menjadi agenda seremonial, tetapi mampu membangun kebiasaan masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan dalam kehidupan sehari-hari.
“Pesan yang ingin kami sampaikan sederhana, menjaga lingkungan berarti menjaga kualitas kehidupan kita bersama. Inilah semangat Polri Bersama Masyarakat,” pungkasnya.
Melalui kegiatan Green Policing yang melibatkan jajaran kepolisian dan berbagai unsur masyarakat, Polda Bengkulu mendorong tumbuhnya kepedulian kolektif terhadap lingkungan. Gerakan ini diharapkan menjadi langkah berkelanjutan dalam menciptakan ruang publik yang bersih, meningkatkan kenyamanan masyarakat, serta menjaga kelestarian lingkungan di wilayah Bengkulu. (Red/Rls)






























