ARGA MAKMUR – Kapolres Bengkulu Utara AKBP Bakti Kautsar Ali turun langsung menemui masyarakat melalui kegiatan Jumat Keliling di Masjid Al-Muhajirin, Perumahan Rumah Tumbuh Blok II, Desa Karang Anyar I, Kecamatan Kota Arga Makmur, Kabupaten Bengkulu Utara, Jumat (16/10/2026). Selain menyampaikan pesan keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kegiatan ini menjadi wadah bagi warga untuk menyampaikan keluhan dan aspirasi secara langsung kepada kepolisian.

Kegiatan yang dimulai pukul 11.40 WIB tersebut diawali dengan salat Jumat berjemaah bersama tokoh agama, tokoh masyarakat, pengurus masjid, dan warga setempat. Kapolres didampingi sejumlah pejabat utama Polres Bengkulu Utara, di antaranya Wakapolres Kompol Januri Sutirto, S.H., Kasat Intelkam AKP Mufti Arifianto, S.H., Kasat Lantas Iptu Hendrian Syahputra, S.Tr.K., S.I.K., Kasat Samapta Iptu Ratno, S.H., serta Kanit III Satintelkam Ipda Robi Triadi, S.M., bersama personel lainnya.

Usai salat berjemaah, AKBP Bakti Kautsar Ali menyampaikan sejumlah imbauan terkait pemeliharaan kamtibmas. Ia menegaskan bahwa terciptanya situasi yang aman dan kondusif di wilayah Bengkulu Utara membutuhkan peran aktif seluruh elemen masyarakat.

Kapolres juga mengingatkan warga agar tidak ragu memanfaatkan layanan Call Center 110 Polri yang dapat diakses secara gratis selama 24 jam untuk meminta bantuan atau melaporkan kejadian yang membutuhkan penanganan kepolisian.

Selain itu, para orang tua diminta meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak, khususnya kalangan remaja, agar tidak terjerumus dalam kenakalan remaja, balap liar, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, perjudian daring, hingga paham radikalisme.

Masyarakat juga diimbau meningkatkan kewaspadaan terhadap tindak pidana pencurian dan penipuan daring. Dalam menjaga keharmonisan sosial, peran pengurus atau takmir masjid serta tokoh agama dinilai penting untuk terus memelihara toleransi dan memperkuat kerukunan antarumat beragama.

“Kegiatan Jumat Keliling ini merupakan bentuk komitmen kami dalam mengimplementasikan tagline Polisi Bersama Masyarakat. Kami ingin hadir langsung di tengah warga, tidak hanya untuk menjaga kamtibmas, tetapi juga mendengarkan aspirasi serta keluhan secara langsung agar solusi dapat dihadirkan bersama,” ujar Bakti Kautsar Ali.

Warga Keluhkan Jalan Rusak dan Minim Penerangan
Dalam sesi dialog, warga Desa Karang Anyar I menyampaikan sejumlah persoalan yang membutuhkan perhatian. Keluhan utama berkaitan dengan kondisi jalan utama desa yang rusak dan kerap tergenang air ketika musim hujan.

Warga juga menyoroti minimnya penerangan jalan umum di kawasan permukiman. Kondisi tersebut dinilai meningkatkan kerawanan pada malam hari sehingga masyarakat berharap penambahan lampu jalan dapat segera direalisasikan.

Selain persoalan infrastruktur, masyarakat menyampaikan kekhawatiran terhadap aktivitas pembakaran sampah maupun lahan yang berpotensi menimbulkan kebakaran. Warga berharap sosialisasi mengenai pencegahan kebakaran dan penggunaan layanan Call Center 110 dapat dilakukan secara berkala agar masyarakat semakin memahami langkah yang harus diambil ketika menghadapi keadaan darurat.

Menanggapi berbagai masukan tersebut, Kapolres menegaskan bahwa pihaknya siap menampung dan mengoordinasikan aspirasi warga dengan instansi terkait sesuai kewenangan masing-masing.

“Segala keluhan dan masukan yang disampaikan oleh para tokoh dan warga Karang Anyar I, mulai dari persoalan infrastruktur hingga keamanan lingkungan, kami catat dan koordinasikan dengan pihak berwenang. Kami berharap sinergi dan komunikasi dua arah seperti ini terus terjalin dengan baik demi menciptakan iklim yang aman, tertib, dan kondusif di wilayah Bengkulu Utara,” tegasnya.

Melalui kegiatan Jumat Keliling, Polres Bengkulu Utara berupaya memperkuat komunikasi langsung dengan masyarakat sekaligus mendeteksi lebih dini potensi gangguan keamanan dan ketertiban. Pendekatan yang humanis dan religius ini juga diharapkan mempererat hubungan antara kepolisian dan warga.

Jemaah Masjid Al-Muhajirin serta masyarakat setempat menyambut positif kehadiran Kapolres beserta rombongan. Kegiatan tersebut dinilai membuka ruang komunikasi yang lebih dekat antara masyarakat dan kepolisian, sekaligus memperkuat peran masjid sebagai pusat ibadah dan aktivitas sosial kemasyarakatan.

Melalui sinergi yang berkelanjutan, masyarakat dan kepolisian diharapkan dapat bersama-sama menjaga keamanan lingkungan serta mendorong penyelesaian berbagai persoalan yang menjadi perhatian warga Bengkulu Utara. (Red/D)