SIDRAP – Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Sulawesi Selatan, kembali menorehkan prestasi dalam rangkaian peringatan Hari Jadi ke-357 Provinsi Sulawesi Selatan. Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sidrap berhasil meraih Juara 1 kategori Booth Expo & Culinary Terbaik dengan hadiah sebesar Rp30 juta. Selain itu, Sidrap juga meraih penghargaan Harapan 2 dalam kategori Lomba Kuliner Khas Daerah.
Pengumuman pemenang berbagai kategori tersebut berlangsung di Kota Makassar, Minggu (18/10/2026), sebagai bagian dari rangkaian perayaan Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-357.
Prestasi ini menjadi hasil kerja bersama jajaran Pemkab Sidrap dalam menghadirkan booth yang tidak hanya mempromosikan potensi daerah, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat. Keikutsertaan Sidrap dalam kegiatan tersebut menunjukkan bahwa promosi daerah dapat dipadukan dengan pelayanan publik yang menyentuh kebutuhan masyarakat.
Selama tiga hari pelaksanaan Expo & Culinary, pada 16–18 Oktober 2026, booth Sidrap menjadi salah satu lokasi yang ramai dikunjungi masyarakat. Program pangan murah berupa beras, telur, dan minyak menjadi daya tarik utama karena menawarkan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Antusiasme masyarakat terlihat sejak hari pertama kegiatan. Stok pangan murah yang disediakan di booth Sidrap mendapat sambutan positif dan terus diminati pengunjung. Program ini menjadi salah satu upaya pemerintah daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau.
Wakil Bupati Sidrap, Nurkanaah, bersama jajaran Pemkab Sidrap turut memantau pelaksanaan kegiatan tersebut. Pemantauan dilakukan untuk memastikan ketersediaan stok dan kelancaran distribusi pangan murah sehingga masyarakat yang datang dapat terlayani dengan baik.
Bupati Sidrap, Syaharuddin Alrif, menyampaikan apresiasi atas pencapaian tersebut. Menurutnya, penghargaan Juara 1 Booth Expo & Culinary Terbaik bukan sekadar prestasi, melainkan juga bukti bahwa kehadiran Sidrap dalam kegiatan tingkat provinsi dapat memberikan manfaat langsung kepada masyarakat.
“Alhamdulillah, ini merupakan hasil kerja bersama. Kita tidak hanya ingin menampilkan Sidrap melalui booth, tetapi bagaimana masyarakat yang datang benar-benar merasakan manfaatnya. Pangan murah menjadi salah satu bentuk keberpihakan pemerintah kepada masyarakat,” ujar Syaharuddin.
Ia menambahkan, tingginya antusiasme pengunjung selama kegiatan berlangsung menunjukkan bahwa program pangan murah masih dibutuhkan masyarakat. Beras, telur, dan minyak yang disediakan di booth Sidrap terus diminati selama tiga hari pelaksanaan pameran.
“Selama tiga hari masyarakat sangat antusias. Beras, telur, dan minyak yang kita siapkan terus diminati. Ini membuktikan bahwa kegiatan seperti ini bukan hanya tentang pameran, tetapi juga menjadi ruang untuk menghadirkan pelayanan dan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Syaharuddin juga menyampaikan terima kasih kepada Wakil Bupati Nurkanaah, jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta seluruh tim yang telah bekerja maksimal dalam menyukseskan keikutsertaan Sidrap pada ajang tersebut.
“Terima kasih kepada Wakil Bupati, jajaran OPD, dan seluruh tim yang telah bekerja maksimal. Juara ini adalah hasil kerja bersama. Mudah-mudahan ke depan kita bisa terus membawa nama baik Sidrap dan memperkenalkan potensi daerah di berbagai kesempatan,” tuturnya.
Keberhasilan meraih Juara 1 Booth Expo & Culinary Terbaik dan Harapan 2 Lomba Kuliner Khas Daerah menjadi penutup positif bagi keikutsertaan Kabupaten Sidrap dalam peringatan Hari Jadi Sulawesi Selatan ke-357.
Lebih dari sekadar penghargaan, capaian tersebut menjadi momentum untuk memperkenalkan potensi unggulan Sidrap sebagai salah satu daerah penghasil beras dan telur di Indonesia. Melalui booth pameran, Pemkab Sidrap memadukan promosi potensi daerah, pengenalan produk lokal, kuliner khas, serta penyediaan kebutuhan pokok dengan harga terjangkau.
Keberhasilan ini diharapkan dapat memperkuat citra Kabupaten Sidrap sebagai daerah yang produktif, berdaya saing, dan mampu menghadirkan program yang memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. (Red/Asr)





























