KAMPAR – Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 resmi ditutup setelah berlangsung sukses dan lancar di Kecamatan Gunung Sahilan. Dalam ajang keagamaan tahunan tersebut, Kecamatan Kampar berhasil meraih gelar juara umum dengan nilai 309 poin, sedangkan Kecamatan Kuok meraih Juara I kategori Bazaar MTQ.

Penetapan para juara dibacakan oleh Ketua Dewan Hakim MTQ ke-55 Kabupaten Kampar, Dr. Erman Gani, S.Ag., M.Sy., didampingi Sekretaris Dewan Hakim, Dirhamsyah, S.Ag., M.Sy. Penetapan tersebut mengacu pada Surat Keputusan Dewan Hakim MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026 Nomor Kpts. 60/DH/MTQ-KAB/X/2026 tentang Penetapan Juara Umum MTQ ke-55 Tingkat Kabupaten Kampar Tahun 2026.

Berdasarkan keputusan tersebut, Kecamatan Kampar menempati posisi pertama dengan nilai 309 poin. Posisi kedua diraih Kecamatan Siak Hulu dengan nilai 231 poin, disusul Kecamatan Kampar Utara di peringkat ketiga dengan nilai 221 poin.

Selanjutnya, Kecamatan Gunung Sahilan berada di posisi keempat dengan nilai 213 poin, sedangkan Kecamatan Bangkinang Kota menempati peringkat kelima dengan nilai 205 poin.

Adapun peringkat berikutnya ditempati Kecamatan Bangkinang, Kampar Kiri Hilir, Perhentian Raja, Tapung, Tapung Hulu, XIII Koto Kampar, Kampar Kiri, Kuok, Kampa, Tapung Hilir, Tambang, Rumbio Jaya, Kampar Kiri Tengah, Kampar Kiri Hulu, Koto Kampar Hulu, dan Salo.

Pada kategori Bazaar MTQ, Kecamatan Kuok berhasil meraih Juara I, disusul Kecamatan Tambang sebagai Juara II dan Kecamatan Tapung sebagai Juara III. Kategori ini menjadi salah satu bagian penting dalam memeriahkan penyelenggaraan MTQ sekaligus memberikan ruang bagi promosi produk unggulan, kreativitas masyarakat, dan pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kabupaten Kampar.

Misharti: MTQ Bukan Sekadar Perlombaan
Wakil Bupati Kampar, Dr. Hj. Misharti, S.Ag., M.Si., menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan pelaksanaan MTQ ke-55. Apresiasi tersebut ditujukan kepada pemerintah kecamatan, panitia pelaksana, dewan hakim, aparat keamanan, serta masyarakat Kecamatan Gunung Sahilan yang telah memberikan pelayanan kepada para kafilah dan tamu undangan.

Menurut Misharti, keberhasilan penyelenggaraan MTQ merupakan hasil kerja sama, semangat kebersamaan, dan sinergi berbagai pihak. Ia juga mengapresiasi masyarakat Kecamatan Gunung Sahilan yang telah menjalankan peran sebagai tuan rumah dengan baik.

“Kesuksesan MTQ ini merupakan wujud kecintaan kita kepada Al-Qur’an sekaligus hasil kerja sama, semangat kebersamaan, dan sinergi seluruh pihak. Saya mengucapkan terima kasih kepada masyarakat dan jajaran Kecamatan Gunung Sahilan yang telah menjadi tuan rumah dengan baik,” ungkapnya.

Misharti menegaskan bahwa MTQ tidak boleh berhenti sebatas perlombaan maupun seremoni tahunan. Lebih dari itu, kegiatan tersebut harus menjadi sarana untuk menumbuhkan kebiasaan membaca, memahami, menghayati, dan mengamalkan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari.

Ia mengingatkan bahwa Kabupaten Kampar yang dikenal dengan julukan Serambi Mekkah-nya Riau harus terus memperkuat syiar Islam dan membangun generasi muda yang berakhlak mulia serta berlandaskan nilai-nilai Al-Qur’an.

Misharti juga berpesan kepada peserta yang berhasil meraih prestasi agar tidak cepat berpuas diri. Mereka diharapkan terus meningkatkan kemampuan dan mempersiapkan diri untuk mengikuti MTQ Tingkat Provinsi Riau yang akan diselenggarakan di Kabupaten Rokan Hulu.

Sementara itu, peserta yang belum berhasil meraih juara diminta tidak berkecil hati. Ia mendorong mereka untuk terus berlatih, meningkatkan kemampuan, dan memperdalam kecintaan terhadap Al-Qur’an agar dapat meraih prestasi pada kesempatan berikutnya.

Kampar dan Kuok Apresiasi Perjuangan Kafilah
Camat Kampar, Sandi Septian, menyampaikan rasa syukur atas keberhasilan Kecamatan Kampar meraih juara umum untuk kedua kalinya. Menurutnya, prestasi tersebut merupakan hasil kerja keras, kekompakan, dan perjuangan seluruh anggota kafilah yang telah memberikan penampilan terbaik selama kompetisi berlangsung.

Ia mengucapkan terima kasih kepada seluruh kafilah Kecamatan Kampar yang telah berkontribusi dalam meraih prestasi tersebut. Keberhasilan ini diharapkan menjadi motivasi untuk mempertahankan dan meningkatkan pencapaian pada penyelenggaraan MTQ berikutnya.

Di sisi lain, Camat Kuok, Intan Monica, S.STP., M.Si., mengungkapkan kebahagiaannya atas keberhasilan Kecamatan Kuok meraih Juara I kategori Bazaar MTQ 2026. Ia menyebut pencapaian tersebut sebagai sejarah bagi Kecamatan Kuok.

Intan juga menyampaikan terima kasih atas sinergi dan kekompakan seluruh kafilah serta pihak yang terlibat dalam mempersiapkan bazaar hingga berhasil meraih penghargaan tertinggi pada kategori tersebut.

Keberhasilan Kecamatan Kampar dan Kecamatan Kuok menjadi bagian dari semarak MTQ ke-55 Kabupaten Kampar Tahun 2026. Selain menjadi ajang kompetisi untuk meraih prestasi, kegiatan ini juga memperkuat ukhuwah Islamiyah, meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap Al-Qur’an, serta mendorong pengembangan kreativitas dan potensi ekonomi lokal.

Dengan berakhirnya MTQ ke-55, Pemerintah Kabupaten Kampar berharap semangat membaca dan mengamalkan Al-Qur’an terus tumbuh di tengah masyarakat. Pembinaan generasi Qurani juga diharapkan semakin kuat sehingga Kabupaten Kampar mampu mempersiapkan peserta terbaik untuk menghadapi kompetisi pada tingkat provinsi maupun jenjang yang lebih tinggi. (Red/Asy)