YOGYAKARTA – PT Bank Mandiri (Persero) Tbk terus memperkuat dukungannya terhadap pengembangan wirausaha muda Indonesia melalui program Wirausaha Muda Mandiri (WMM) 2026. Komitmen tersebut diwujudkan melalui rangkaian roadshow yang kali ini digelar di Yogyakarta, Senin (26/10/2026), setelah sebelumnya berlangsung di Bandung.
Mengusung tema “Buka Semua Jalan!”, kegiatan ini menghadirkan sosialisasi program WMM 2026 dan sesi Wirausaha Talk. Melalui kegiatan tersebut, Bank Mandiri memberikan ruang bagi pelaku usaha muda untuk memperoleh wawasan praktis, berbagi pengalaman, serta memperluas pemahaman mengenai strategi membangun dan mengembangkan bisnis agar mampu bersaing di pasar.
Setiap bisnis berawal dari sebuah gagasan atau peluang sederhana. Namun, mengubah ide menjadi usaha yang berkelanjutan membutuhkan perencanaan, strategi, inovasi, dan pemahaman terhadap kebutuhan konsumen. Karena itu, akses pembelajaran, pendampingan, serta jejaring bisnis menjadi faktor penting dalam mendukung pertumbuhan wirausaha muda.
Vice President Bank Mandiri, Latif Fakhrudin NH, mengatakan WMM merupakan salah satu wadah bagi pengusaha muda untuk meningkatkan kapasitas bisnis melalui akses pembelajaran, pendampingan, dan jejaring. Melalui rangkaian roadshow, Bank Mandiri berupaya memperkenalkan program tersebut kepada lebih banyak pelaku usaha agar mereka dapat memanfaatkan peluang pengembangan bisnis yang tersedia.
Dalam sesi Wirausaha Talk, Bank Mandiri menghadirkan Founder Cokelat nDalem, Meika Hazim, yang merupakan alumni WMM 2014, serta Founder Avoskin sekaligus CEO AVO Innovation Technology, Anugrah Pakerti. Keduanya membagikan pengalaman membangun bisnis di industri berbeda, mulai dari menciptakan produk berciri khas hingga memperluas pasar dan meningkatkan daya saing merek.
Meika Hazim menceritakan perjalanan membangun Cokelat nDalem sejak 2013 dengan mengangkat kekayaan budaya dan cerita lokal Indonesia melalui produk cokelat. Berbagai varian dengan cita rasa khas Nusantara serta desain kemasan yang menonjolkan identitas Indonesia menjadi bagian dari strategi perusahaan dalam membangun karakter merek.
Strategi tersebut turut mendukung perluasan jangkauan pasar Cokelat nDalem hingga ke luar negeri. Salah satunya adalah Singapura, yang dijangkau melalui skema private label. Pengalaman ini memberikan gambaran kepada peserta bahwa identitas lokal dapat menjadi nilai tambah dalam mengembangkan produk sekaligus membuka peluang memasuki pasar internasional.
Sementara itu, Anugrah Pakerti berbagi pengalaman mengembangkan usaha di industri kecantikan melalui AVO Innovation Technology, perusahaan yang menaungi sejumlah merek kecantikan dan kosmetik, termasuk Avoskin. Perjalanannya membangun bisnis sejak usia muda hingga meraih penghargaan Forbes 30 Under 30 Asia pada 2020 menjadi salah satu contoh pentingnya inovasi, pengembangan merek, dan daya saing dalam membangun usaha.
Bank Mandiri Perkuat Pendampingan dan Jejaring Bisnis
Vice President CSR Center Bank Mandiri, Malhind Desianty, mengatakan pengalaman para pengusaha dan alumni WMM dapat memberikan gambaran nyata mengenai tantangan dalam membangun usaha. Pengalaman tersebut juga membantu peserta memahami proses identifikasi peluang, pengembangan produk, dan penyesuaian strategi bisnis berdasarkan kebutuhan pasar.
“Melalui Roadshow WMM 2026, kami ingin membantu wirausaha muda memahami berbagai aspek dalam membangun bisnis, mulai dari mengenali peluang pasar hingga mengembangkan produk yang memiliki nilai tambah. Kami berharap wawasan dari para praktisi dan alumni ini dapat menjadi bekal bagi peserta dalam menentukan langkah pengembangan usaha ke depan,” ujar perempuan yang akrab disapa Desi tersebut.
Selain diskusi, kegiatan di Yogyakarta juga menghadirkan showcase empat alumni WMM yang menampilkan produk dan inovasi bisnis dari berbagai sektor.
Keempat alumni tersebut adalah Fistx, yang bergerak di bidang pakan ikan dan udang; Solobeat, yang memproduksi stik drum; Botika, yang mengembangkan solusi bot berbasis kecerdasan buatan atau artificial intelligence (AI); serta Fleurify, yang menawarkan produk florist dan rangkaian bunga.
Kehadiran showcase ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mengenal beragam model bisnis, melihat langsung produk yang dikembangkan para alumni, serta memperoleh inspirasi dalam membangun usaha sesuai potensi dan kebutuhan pasar.
Roadshow Yogyakarta merupakan bagian dari rangkaian kegiatan pra-program WMM 2026 yang juga diselenggarakan di Surabaya dan Bandung. Program ini terbuka bagi warga negara Indonesia berusia 21–35 tahun yang berstatus sebagai pendiri atau salah satu pendiri usaha (founder atau co-founder).
Adapun bisnis yang didaftarkan harus telah berjalan minimal satu tahun dengan omzet sekurang-kurangnya Rp500 juta per tahun. WMM 2026 mencakup lima sektor usaha, yakni Fashion, Beauty & Lifestyle, Food & Beverage, Health & Wellness, serta Technology.
Pendaftaran WMM 2026 Dibuka hingga 15 November
Bank Mandiri membuka pendaftaran WMM 2026 hingga 15 November 2026 melalui laman resmi bmri.id/WMM2026. Pada penyelenggaraan tahun ini, program tersebut menghadirkan sejumlah pembaruan untuk memperkuat dukungan terhadap pengembangan usaha peserta.
Pembaruan tersebut mencakup kesempatan melakukan presentasi bisnis kepada perusahaan dan investor serta pendampingan yang disesuaikan dengan hasil riset dan kebutuhan masing-masing peserta. Pendekatan ini diharapkan membantu wirausaha muda memperoleh arahan yang lebih relevan untuk mengembangkan bisnisnya.
Bank Mandiri juga menghadirkan WMM Club sebagai wadah bagi para alumni untuk memperluas jejaring, membangun hubungan antarpelaku usaha, dan menjajaki peluang kolaborasi bisnis.
Khusus dalam rangkaian Roadshow Yogyakarta, lima pendaftar yang hadir dalam kegiatan dan menyelesaikan proses pengajuan pendaftaran paling lambat dua hari setelah acara berkesempatan memperoleh eksposur bisnis melalui pemberitaan oleh internal influencer Bank Mandiri.
Melalui rangkaian roadshow dan WMM 2026, Bank Mandiri mengajak para wirausaha muda untuk memanfaatkan kesempatan belajar, mengenali peluang pengembangan usaha, serta memperluas jaringan bisnis.
Program ini menjadi bagian dari upaya Bank Mandiri dalam mendukung pertumbuhan wirausaha muda yang produktif, inovatif, dan adaptif terhadap perubahan pasar. Dengan penguatan kapasitas dan terbukanya peluang kolaborasi, wirausaha muda diharapkan mampu mengembangkan bisnis secara berkelanjutan sekaligus memberikan kontribusi nyata terhadap pertumbuhan perekonomian nasional. (Adv)



























