JAKARTA – Suku Dinas Sosial (Sudinsos) Jakarta Timur bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Jakarta Timur menyalurkan bantuan pemenuhan kebutuhan dasar bagi warga terdampak kebakaran di Jalan Mede, RT 06/RW 09, Kelurahan Rawamangun, Kecamatan Pulo Gadung, Jakarta Timur. Bantuan tersebut diberikan untuk meringankan beban warga yang kehilangan tempat tinggal dan saat ini mengungsi di tenda darurat.
Kebakaran yang terjadi pada Sabtu (24/10) sekitar pukul 22.53 WIB itu menghanguskan dua rumah warga. Peristiwa tersebut berdampak terhadap tujuh kepala keluarga (KK) atau sebanyak 20 jiwa. Untuk sementara, para penyintas menempati tenda pengungsian bantuan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) yang didirikan tidak jauh dari lokasi kejadian.
Kepala Sudinsos Jakarta Timur, Agata Bayu Putra, mengatakan pihaknya telah menyalurkan bantuan berupa bahan kebutuhan pokok atau natura serta makanan siap santap. Bantuan tersebut ditujukan untuk membantu memenuhi kebutuhan sehari-hari warga selama berada di pengungsian.
Adapun bantuan natura yang disalurkan terdiri atas lima kantong beras kemasan lima kilogram, lima pouch minyak goreng kemasan dua liter, lima botol kecap manis, 10 pak biskuit, 10 kaleng ikan sarden, lima dus mi instan, serta lima buah tas bingkisan (goodie bag).
“Natura sudah dikirim kemarin dan makanan siap saji kita berikan selama tiga hari. Mudah-mudahan ini dapat membantu meringankan warga yang sedang terkena musibah,” ujar Agata, Senin (26/10/2026).
Ia menjelaskan, bantuan makanan siap santap diberikan setiap hari untuk memenuhi kebutuhan makan para penyintas selama tiga hari. Setiap waktu makan, yakni pagi, siang, dan malam, disediakan masing-masing 50 boks makanan lengkap dengan air mineral.
Dengan penyediaan makanan tersebut, kebutuhan konsumsi warga di pengungsian diharapkan dapat terpenuhi selama masa tanggap awal pascakebakaran. Penyaluran bantuan dilakukan di tenda pengungsian dengan disaksikan jajaran kelurahan, pengurus RT/RW, serta warga terdampak.
Ketua PMI Jakarta Timur, Bambang Pangestu Aldriyan, mengatakan pihaknya turut menyalurkan enam jenis bantuan untuk mendukung pemenuhan kebutuhan dasar para penyintas kebakaran.
Bantuan dari PMI tersebut meliputi lima paket perlengkapan keluarga (family kit), lima paket perlengkapan kebersihan (hygiene kit), lima paket perlengkapan sekolah (school kit), lima lembar tikar, dua lembar terpal, serta empat dus air mineral.
“Seluruh bantuan sudah kita distribusikan kemarin, sesuai dengan adanya permohonan dari pihak kelurahan. Mudah-mudahan ini bermanfaat untuk membantu warga yang sedang terkena musibah kebakaran,” ungkap Bambang.
Sementara itu, Lurah Rawamangun, Yola Dwiyenti, menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah memberikan bantuan kepada warga terdampak. Menurutnya, dukungan dari berbagai pihak sangat berarti dalam membantu memenuhi kebutuhan warga selama menjalani masa pengungsian.
Selain bantuan dari Sudinsos dan PMI Jakarta Timur, para penyintas juga menerima bantuan dari Hotel Asyana. Dukungan turut datang dari masyarakat sekitar yang secara bersama-sama menggalang dana di lingkungan Kelurahan Rawamangun untuk membantu meringankan beban warga.
Keterlibatan pemerintah, PMI, pihak swasta, dan masyarakat menunjukkan pentingnya solidaritas dalam penanganan bencana. Selain memenuhi kebutuhan mendesak, dukungan tersebut diharapkan dapat membantu para penyintas memenuhi kebutuhan dasar selama berada di pengungsian.
Melalui penyaluran bantuan ini, Sudinsos dan PMI Jakarta Timur berupaya memastikan warga terdampak memperoleh dukungan awal setelah kehilangan tempat tinggal akibat kebakaran. Sinergi berbagai pihak diharapkan terus terjaga agar kebutuhan para penyintas dapat ditangani dengan baik selama masa pemulihan. (Red/DP)
































