BENGKULU UTARA – Bupati Bengkulu Utara, Arie Septia Adinata, S.E., M.A.P., menghadiri puncak peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Palang Merah Indonesia (PMI) Tahun 2026 di Gedung Sahri Romli, Kamis (15/10/2026). Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan donor darah massal, penyerahan piala, serta pembagian hadiah kepada para pemenang lomba.
Peringatan yang mengusung tema “Peduli Bergerak Bersama” ini menjadi momentum untuk memperkuat semangat kemanusiaan, meningkatkan kepedulian sosial, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam mendukung pelayanan PMI di Kabupaten Bengkulu Utara.
Dalam sambutannya, Ketua PMI Kabupaten Bengkulu Utara, H. Millono, S.KM., menyampaikan bahwa PMI genap berusia 81 tahun pada 17 September 2026. Usia tersebut terpaut satu bulan setelah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia, yang menunjukkan bahwa perjalanan PMI memiliki keterkaitan erat dengan sejarah bangsa.
“Tepat pada tanggal 17 September 2026, PMI genap berusia 81 tahun—usia yang terpaut satu bulan setelah kemerdekaan Republik Indonesia. Ini menegaskan bahwa gerak kemanusiaan PMI senantiasa beriringan dengan sejarah tumbuh dan berdirinya bangsa Indonesia,” ujar Millono.
Ia menambahkan, tema “Peduli Bergerak Bersama” mengandung pesan penting mengenai perlunya kebersamaan dan kepedulian dalam menjalankan misi kemanusiaan. Melalui tema tersebut, PMI diharapkan terus memperkuat peran serta meningkatkan kualitas pelayanan bagi masyarakat yang membutuhkan.
Rangkaian peringatan HUT ke-81 PMI di Bengkulu Utara juga diisi dengan berbagai perlombaan Palang Merah Remaja (PMR) tingkat kabupaten. Kegiatan ini bertujuan mengasah keterampilan peserta sekaligus mengevaluasi pembinaan PMR di sekolah-sekolah.
Adapun perlombaan yang diselenggarakan meliputi lomba pasang bongkar tandu darurat untuk tingkat Wira dan Madya, pertolongan pertama untuk tingkat Wira dan Madya, serta Ranking 1 Kepalangmerahan bagi kedua tingkatan tersebut. Selain itu, digelar lomba Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS) yang secara khusus diikuti siswa-siswi SLB Negeri 1 Bengkulu Utara.
Seluruh perlombaan tersebut telah dilaksanakan pada 10–11 Oktober 2026 di Markas PMI Kabupaten Bengkulu Utara. Para peserta memperoleh kesempatan untuk mengembangkan kemampuan, meningkatkan pengetahuan kepalangmerahan, serta memperkuat kesiapsiagaan dalam menghadapi situasi darurat.
Selain perlombaan, donor darah massal menjadi salah satu agenda utama dalam peringatan tersebut. Kegiatan ini bertujuan menjaga ketersediaan stok darah di Unit Donor Darah (UDD) PMI Bengkulu Utara. Sebagai bentuk apresiasi, para pendonor juga mendapatkan paket bantuan berupa beras dan minyak goreng.
Menanggapi laporan kegiatan tersebut, Bupati Arie Septia Adinata menyampaikan apresiasi dan penghargaan kepada seluruh pengurus, relawan, serta pendonor darah yang telah mendedikasikan waktu dan tenaga untuk membantu sesama.
“Atas nama pemerintah daerah, tentu saya memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada semua pengurus, relawan, dan pendonor darah,” kata Arie.
Bupati menegaskan bahwa solidaritas dan kepedulian masyarakat sangat diperlukan untuk menjaga ketersediaan stok darah agar tetap aman. Menurutnya, keberlangsungan pelayanan donor darah membutuhkan dukungan berbagai pihak, termasuk partisipasi aktif masyarakat sebagai pendonor.
Lebih lanjut, Arie mengingatkan bahwa peran PMI tidak hanya terbatas pada pelayanan donor darah, tetapi juga mencakup berbagai kegiatan sosial dan kemanusiaan, termasuk penanggulangan bencana serta bantuan bagi masyarakat yang menghadapi situasi sulit.
“Saya melihat kegiatan PMI bukan hanya mendonor darah, tetapi juga kegiatan-kegiatan sosial. Waktu bencana di Sumbar, PMI juga hadir. Di Bengkulu, dalam keadaan sulit apa pun, PMI juga hadir,” ungkapnya.
Ia juga mendorong PMI Bengkulu Utara untuk terus berinovasi dalam mengembangkan kegiatan yang dapat menarik minat masyarakat agar berpartisipasi secara berkelanjutan, terutama dalam kegiatan donor darah.
“Bagaimana kita mengemas dan berinovasi agar orang tetap berkunjung sehingga stok darah tetap aman dan tetap banyak di masa-masa yang akan datang,” tambahnya.
Melalui peringatan HUT ke-81 ini, PMI Kabupaten Bengkulu Utara diharapkan semakin kuat, solid, dan inovatif dalam menjalankan tugas kemanusiaan. Sinergi antara pemerintah daerah, pengurus, relawan, pendonor, dan masyarakat juga diharapkan terus meningkat demi mewujudkan pelayanan kemanusiaan yang optimal bagi masyarakat luas. (Red)




































