JAKARTA – Antusiasme masyarakat terhadap perjalanan ibadah umrah semakin meningkat, termasuk dari kalangan generasi muda. Hal ini terlihat dalam penyelenggaraan BSI International Expo 2026, ketika sekitar 1.100 paket umrah terjual selama tiga hari melalui kolaborasi PT Bank Syariah Indonesia (Persero) Tbk (BSI) dengan puluhan agen perjalanan atau travel yang berpartisipasi dalam pameran tersebut.
Capaian ini menjadi sinyal positif bagi perkembangan industri halal, khususnya sektor pariwisata religi. Umrah kini semakin dipandang sebagai perjalanan spiritual yang dapat direncanakan sejak dini, tanpa harus menunggu usia lanjut atau kondisi keuangan yang sepenuhnya mapan. Dengan perencanaan keuangan yang tepat, masyarakat, termasuk anak muda, dapat mulai mempersiapkan perjalanan ke Tanah Suci secara bertahap.
Melihat tingginya minat tersebut, BSI bersama sejumlah asosiasi dan mitra penyelenggara perjalanan haji dan umrah menghadirkan beragam pilihan paket dengan harga kompetitif. Pilihan yang tersedia mencakup paket umrah singkat selama lima hari bagi masyarakat dengan jadwal aktivitas padat, paket umrah yang dilengkapi kunjungan ke negara Muslim lainnya, serta pilihan perjalanan dengan durasi lebih ringkas.
Beragam pilihan tersebut memberikan keleluasaan bagi masyarakat untuk menentukan perjalanan sesuai kebutuhan, ketersediaan waktu, dan kemampuan finansial. Dalam pameran tersebut, paket umrah lima hari ditawarkan mulai dari Rp22 juta. Informasi lebih lanjut mengenai layanan dan pilihan paket dapat diakses melalui situs resmi BSI di www.bankbsi.co.id.
SEVP Funding & Transaction BSI, Ida Triana Widowati, mengatakan pihaknya ingin mendorong masyarakat agar berani merencanakan perjalanan ibadah sejak dini melalui langkah-langkah keuangan yang realistis.
“Seperti ungkapan yang sering kita dengar, Allah tidak memanggil mereka yang mampu, tetapi memampukan mereka yang mau. Semangat inilah yang ingin kami dukung. Mulai dari menyisihkan dana secara rutin, memilih paket perjalanan yang sesuai, hingga memastikan kondisi keuangan tetap sehat selama proses persiapan. Jadi, impian umrah tidak hanya menjadi wacana, tetapi bisa mulai diwujudkan melalui langkah-langkah kecil,” ujar Ida.
Upaya memperluas literasi keuangan tersebut juga sejalan dengan pertumbuhan bisnis tabungan haji dan umrah BSI. Hingga kuartal III 2026, tabungan haji dan umrah BSI tumbuh sebesar 24,40 persen secara tahunan (year on year), dengan pertumbuhan yang didominasi nasabah dari kalangan anak muda.
Menurut Ida, capaian tersebut menunjukkan bahwa generasi muda mulai memiliki kesadaran untuk merencanakan perjalanan ibadah secara lebih terarah. Kondisi ini sekaligus mendorong BSI memperkuat kerja sama dengan asosiasi dan penyelenggara perjalanan haji dan umrah guna menyediakan pilihan paket yang nyaman dan aman.
Saat ini, lebih dari 2.800 biro perjalanan haji dan umrah telah menjadi nasabah BSI. Dari jumlah tersebut, lebih dari 60 biro perjalanan telah menjadi rekanan yang menyediakan berbagai pilihan paket bagi masyarakat.
Selain melalui tabungan, BSI juga menyediakan kartu pembiayaan BSI Hasanah Card sebagai alternatif fasilitas pembayaran untuk kebutuhan perjalanan umrah, dengan tetap memperhatikan ketentuan yang berlaku dan kemampuan finansial nasabah.
Melalui dukungan layanan perbankan, edukasi keuangan, serta kemitraan dengan penyelenggara perjalanan, BSI berharap semakin banyak masyarakat, terutama generasi muda, dapat mengakses pilihan perjalanan umrah sesuai kebutuhan dan kemampuan masing-masing.
BSI pun mengajak masyarakat untuk mulai menyusun rencana keuangan, mengenali pilihan paket perjalanan, dan menabung secara rutin sejak sekarang. Dengan persiapan yang matang, impian untuk beribadah ke Baitullah dapat diwujudkan melalui langkah nyata, tanpa harus menunggu waktu yang belum pasti. (Adv)






























