Beranda Daerah

Tri Adhianto Lantik Muhammad Solikhin sebagai Sekda, Koordinasi Pemkot Bekasi Diperkuat

BEKASI – Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, resmi melantik Muhammad Solikhin sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Bekasi pada Senin (2/11/2026). Pelantikan tersebut merupakan bagian dari rotasi dan mutasi pejabat di lingkungan Pemerintah Kota (Pemkot) Bekasi sekaligus mengisi jabatan strategis Sekda yang memiliki peran penting dalam mengoordinasikan penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dengan dilantiknya Solikhin sebagai Sekda, jabatan Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kota Bekasi yang sebelumnya diembannya kini mengalami kekosongan. Pengisian jabatan Sekda diharapkan dapat memperkuat koordinasi internal pemerintahan serta mempercepat pelaksanaan berbagai program pembangunan dan pelayanan publik.

Dalam sambutannya, Tri Adhianto menegaskan bahwa Sekda tidak hanya bertugas mengelola administrasi pemerintahan. Lebih dari itu, Sekda memiliki peran sebagai penghubung komunikasi antara kepala daerah, wakil kepala daerah, seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN), organisasi masyarakat (ormas), Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), dan masyarakat luas.

“Harapannya tadi sudah saya sampaikan, bagaimana menjadi jembatan komunikasi dengan saya, Pak Wakil, juga dengan ormas dan juga Forkopimda,” ujar Tri Adhianto seusai pelantikan.

Menurut Tri, posisi Sekda sangat strategis karena menjadi salah satu unsur penting dalam memastikan roda pemerintahan berjalan secara terkoordinasi. Terlebih, Pemkot Bekasi memiliki sekitar 23.000 ASN yang tersebar di berbagai perangkat daerah dan unit kerja.

“Dia menjadi dasar terkait dengan 23.000 ASN yang ada di Pemerintahan Kota Bekasi,” jelas Tri.

Dengan jumlah ASN yang cukup besar, Sekda dituntut memiliki kemampuan kepemimpinan, komunikasi, dan koordinasi yang kuat. Peran tersebut diperlukan untuk memastikan kebijakan kepala daerah dapat diterjemahkan dan dilaksanakan secara efektif oleh seluruh organisasi perangkat daerah (OPD).

Tri juga menjelaskan bahwa pengisian jabatan Sekda Kota Bekasi dilakukan melalui mekanisme lelang jabatan atau seleksi terbuka. Proses tersebut berlangsung melalui sejumlah tahapan dengan mempertimbangkan berbagai aspek penilaian, termasuk prestasi dan hasil tes masing-masing peserta.

Berdasarkan hasil seleksi tersebut, Muhammad Solikhin dinilai memperoleh nilai tertinggi sehingga dipercaya untuk menduduki jabatan Sekda Kota Bekasi.

“Rotasi dan mutasi itu hal yang biasa. Pengisian ini juga bagian dari upaya percepatan karena jabatan Sekda tidak boleh terlalu lama kosong,” ungkap Tri Adhianto.

Ia menambahkan, pengisian jabatan tersebut merupakan langkah penting untuk menjaga kesinambungan penyelenggaraan pemerintahan. Kekosongan jabatan strategis seperti Sekda dinilai perlu segera diatasi agar koordinasi lintas perangkat daerah dan pelaksanaan kebijakan pemerintah tidak mengalami hambatan.

Dengan telah dilantiknya Muhammad Solikhin, Tri berharap koordinasi di lingkungan Pemkot Bekasi semakin solid, efektif, dan terarah. Sekda yang baru diharapkan mampu membangun komunikasi yang baik dengan seluruh unsur pemerintahan serta memastikan setiap perangkat daerah bekerja sesuai tugas dan tanggung jawabnya.

Pemkot Bekasi juga diharapkan dapat semakin mempercepat pelaksanaan program pembangunan dan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat. Melalui kepemimpinan Sekda yang mampu mengoordinasikan sekitar 23.000 ASN, berbagai agenda pemerintahan diharapkan berjalan lebih optimal, responsif, dan memberikan manfaat nyata bagi warga Kota Bekasi. (Red/RH)