BENGKULU UTARA – Pemerintah Provinsi Bengkulu merencanakan pengembangan kawasan Masjid Agung Islamic Center di Kecamatan Ketahun, Kabupaten Bengkulu Utara. Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan jamaah sekaligus memperkuat fungsi masjid sebagai pusat kegiatan keagamaan dan sosial masyarakat.
Rencana tersebut disampaikan Wakil Gubernur Bengkulu, Mian, saat meninjau halaman depan Masjid Agung Islamic Center Ketahun, Selasa (27/10/2026). Dalam kunjungan kerja tersebut, Mian didampingi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Bengkulu, Tejo Suroso.
Peninjauan dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi kawasan masjid serta mengidentifikasi kebutuhan fasilitas penunjang yang masih perlu dikembangkan. Sejumlah aspek yang menjadi perhatian di antaranya pembangunan pagar, penataan area parkir, dan penyediaan ruang terbuka hijau bagi jamaah.
Masjid Agung Islamic Center Ketahun sebelumnya dibangun menggunakan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan diresmikan pada 2024. Meski telah beroperasi, pengembangan kawasan dinilai masih diperlukan agar fasilitas yang tersedia semakin memadai untuk menunjang kegiatan ibadah dan aktivitas masyarakat.
Wagub Mian menyampaikan bahwa Pemerintah Provinsi Bengkulu menargetkan pengembangan kawasan masjid mulai dilaksanakan pada 2027. Pembangunan pagar direncanakan menjadi prioritas awal sebelum penataan fasilitas pendukung lainnya dilakukan secara bertahap.
“Kita akan jadikan Islamic Center ini lebih besar. Bersama Kadis PUPR Provinsi Bengkulu, pada pertengahan 2027 kita mulai dulu pembangunan pagarnya,” kata Mian.
Selain pembangunan pagar, pemerintah juga merencanakan penataan area parkir dan ruang terbuka hijau. Keberadaan fasilitas tersebut diharapkan dapat mendukung kenyamanan jamaah, baik ketika melaksanakan ibadah rutin maupun mengikuti kegiatan keagamaan yang melibatkan banyak orang.
Rencana pengembangan ini mendapat perhatian karena lokasi Masjid Agung Islamic Center Ketahun berada di kawasan Kota Terpadu Mandiri (KTM) Lagita. Masjid tersebut juga berdekatan dengan kawasan pendidikan, termasuk Sekolah Rakyat, sehingga berpotensi menunjang kegiatan keagamaan bagi masyarakat dan lingkungan pendidikan di sekitarnya.
Warga Kecamatan Ketahun menyambut positif rencana penataan kawasan masjid tersebut. Menurutnya, fasilitas yang lebih tertata akan membantu jamaah menjalankan ibadah dengan nyaman sekaligus mendukung kegiatan keagamaan masyarakat.
“Kalau pagar, tempat parkir, dan ruang terbuka hijaunya ditata dengan baik, tentu jamaah akan merasa lebih nyaman. Kami berharap rencana ini bisa direalisasikan secara bertahap sehingga Islamic Center Ketahun semakin bagus dan dapat dimanfaatkan masyarakat untuk berbagai kegiatan keagamaan,” ujar Basri, Rabu (28/10/2026).
Pengembangan kawasan Masjid Agung Islamic Center Ketahun diharapkan tidak hanya berorientasi pada pembangunan fisik, tetapi juga memperkuat peran masjid sebagai ruang berkumpul, pembinaan keagamaan, dan interaksi sosial masyarakat di Kecamatan Ketahun serta wilayah sekitarnya.
Pemerintah Provinsi Bengkulu berencana melanjutkan penataan fasilitas secara bertahap dengan mempertimbangkan kebutuhan dan perencanaan anggaran. Melalui rencana tersebut, kawasan Islamic Center diharapkan menjadi tempat ibadah yang lebih tertata, nyaman, dan mampu menunjang aktivitas keagamaan masyarakat dalam jangka panjang. (Red/FW)































