BIMA – Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Bima turut berkontribusi dalam kegiatan Selasa Menyapa yang dilaksanakan di Lewi Ntanda, Kecamatan Soromandi, Kabupaten Bima, Selasa (28/10/2026). Partisipasi tersebut menjadi bentuk kepedulian terhadap masyarakat sekaligus dukungan terhadap program pemerintah daerah dalam meningkatkan kesejahteraan dan memperluas jangkauan pelayanan sosial.
Dalam kegiatan tersebut, BAZNAS Kabupaten Bima menyalurkan bantuan sembako melalui program Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting (GENTING). Bantuan yang diberikan berupa 15 krat telur dengan nilai Rp900.000. Bantuan ini diharapkan dapat mendukung pemenuhan kebutuhan gizi keluarga penerima manfaat, terutama dalam upaya meningkatkan perhatian terhadap kesehatan dan tumbuh kembang anak.
Selain bantuan pangan, BAZNAS Kabupaten Bima juga memberikan bantuan uang tunai sebesar Rp100.000 kepada masing-masing dari 22 anak yang mengikuti kegiatan khitanan. Bantuan tersebut diharapkan dapat membantu meringankan kebutuhan keluarga sekaligus memberikan dukungan kepada anak-anak yang mengikuti salah satu tahapan penting dalam kehidupan mereka.
Penyerahan bantuan dilakukan oleh Wakil Ketua I BAZNAS Kabupaten Bima, H. Hamid, S.H., bersama Wakil Ketua III, Drs. H. Fahri. Kehadiran jajaran pimpinan BAZNAS dalam kegiatan Selasa Menyapa menunjukkan dukungan lembaga tersebut terhadap program pemerintah daerah yang berorientasi pada kebutuhan langsung masyarakat.
Melalui kegiatan ini, BAZNAS Kabupaten Bima terus mendorong optimalisasi pendistribusian zakat, infak, dan sedekah agar manfaatnya dapat dirasakan secara nyata oleh masyarakat yang membutuhkan. Dukungan terhadap program GENTING juga menjadi bagian dari upaya memperkuat kepedulian terhadap pemenuhan gizi keluarga serta pencegahan stunting.
Salah seorang warga penerima manfaat menyampaikan apresiasi atas bantuan yang disalurkan melalui kegiatan tersebut. Menurutnya, bantuan pangan dan dukungan bagi anak-anak yang mengikuti khitanan dapat membantu meringankan beban keluarga.
“Kami bersyukur ada perhatian melalui kegiatan Selasa Menyapa ini. Bantuan seperti telur dan bantuan untuk anak-anak sangat berarti bagi keluarga. Kami berharap program sosial seperti ini terus berlanjut sehingga semakin banyak warga yang membutuhkan dapat merasakan manfaatnya,” ungkap warga tersebut.
Keterlibatan BAZNAS dalam kegiatan Selasa Menyapa diharapkan dapat memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, lembaga pengelola zakat, dan masyarakat. Kerja sama tersebut diperlukan agar program sosial dapat menjangkau kelompok yang membutuhkan secara tepat sasaran serta berkelanjutan.
Ke depan, BAZNAS Kabupaten Bima berharap pendistribusian zakat, infak, dan sedekah dapat terus mendukung berbagai program pemberdayaan dan kesejahteraan masyarakat. Dengan pengelolaan serta penyaluran yang tepat, dana umat diharapkan mampu memberikan manfaat lebih luas, termasuk dalam mendukung pemenuhan gizi keluarga dan peningkatan kualitas hidup masyarakat Kabupaten Bima. (Red/AH)






























