PEKANBARU — Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) bersama badan usaha milik daerah (BUMD) PT Riau Pangan Bertuah terus memperkuat upaya menjaga ketersediaan bahan pokok dan kestabilan harga di tengah masyarakat. Salah satu langkah yang dilakukan ialah menggelar operasi pasar murah di lima lokasi, yang tersebar di Kota Pekanbaru dan Kabupaten Rokan Hulu.

Operasi pasar murah tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pokok dengan harga terjangkau sekaligus menjaga kelancaran distribusi pangan. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah mengendalikan tekanan harga bahan pokok agar daya beli masyarakat tetap terjaga.

Kepala Bidang Perdagangan Dalam Negeri Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM Provinsi Riau, Tetty Nurdianti, mengatakan operasi pasar murah dilaksanakan untuk memastikan ketersediaan barang kebutuhan pokok serta menjaga stabilitas harga di pasaran.

“Kami ingin menjaga dan memastikan ketersediaan bahan pokok, kelancaran distribusi dan kestabilan harga di masyarakat dalam memenuhi kebutuhan,” kata Tetty, Senin (26/10/2026).

Menurut Tetty, operasi pasar murah pada pekan ini dilaksanakan di lima titik, terdiri atas empat lokasi di Kota Pekanbaru dan satu lokasi di Kabupaten Rokan Hulu. Kegiatan pertama digelar pada Senin (26/10/2026) di halaman Kantor Kelurahan Industri, Kecamatan Tenayan Raya, Pekanbaru.

Selanjutnya, pada Selasa (27/10/2026), pasar murah dijadwalkan berlangsung di halaman Kantor Kelurahan Air Dingin, Kecamatan Bukit Raya, Kota Pekanbaru.

Pada Rabu (28/10/2026), kegiatan berlanjut ke Ujung Batu, Kabupaten Rokan Hulu. Setelah itu, operasi pasar murah kembali digelar di Pekanbaru pada Kamis (29/10/2026), bertempat di halaman Masjid Babussalam, Kelurahan Agrowisata, Kecamatan Rumbai Barat.

Adapun lokasi terakhir dijadwalkan pada Sabtu (31/10/2026), di halaman kediaman Ketua RW 09, Kelurahan Umban Sari, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.

Beras, Gula, dan Minyak Goreng Dijual dengan Harga Terjangkau
Pemprov Riau menyediakan sejumlah kebutuhan pokok dengan harga yang telah ditetapkan untuk membantu masyarakat memenuhi kebutuhan sehari-hari. Komoditas yang tersedia antara lain beras, gula pasir, minyak goreng, garam, dan telur.

Berdasarkan informasi yang disampaikan Tetty, beras program Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) dijual Rp60.000 per kemasan lima kilogram. Sementara itu, beras Anak Daro dan beras Sokan masing-masing tersedia dengan harga Rp169.000 per kemasan 10 kilogram atau Rp84.500 per kemasan lima kilogram.

Untuk komoditas lainnya, gula pasir dijual Rp18.000 per kilogram, sedangkan minyak goreng kemasan Minyakita dibanderol Rp15.500 per bungkus.

Adapun garam Krista dijual Rp2.000 per kemasan 200 gram dan garam Nusantara Rp2.000 per kemasan 250 gram. Sementara itu, telur dipasarkan dengan harga Rp49.000 per papan.

Ketersediaan bahan pokok dengan harga tersebut diharapkan memberikan alternatif belanja bagi masyarakat, terutama ketika harga sejumlah komoditas mengalami perubahan di pasar umum. Melalui kegiatan ini, pemerintah daerah juga berupaya menjaga akses masyarakat terhadap bahan pangan yang dibutuhkan.

Warga Pekanbaru menyambut positif pelaksanaan pasar murah karena dapat menjadi pilihan untuk berbelanja kebutuhan rumah tangga.

“Pasar murah seperti ini sangat membantu, terutama bagi keluarga yang harus mengatur pengeluaran sehari-hari. Kami berharap kegiatan serupa dilaksanakan secara rutin dan informasi jadwalnya disampaikan lebih awal agar masyarakat bisa memanfaatkannya,” ujar warga tersebut.

Masyarakat Diimbau Tertib Saat Berbelanja
Tetty mengimbau masyarakat yang ingin berbelanja agar datang sesuai jadwal dan mengikuti ketentuan yang berlaku selama kegiatan berlangsung. Operasi pasar murah dijadwalkan mulai pukul 09.00 WIB.

Masyarakat juga diminta mengantre dengan tertib agar proses pelayanan berjalan lancar dan seluruh pengunjung dapat berbelanja dengan nyaman. Selain itu, warga diimbau membawa kantong belanja sendiri dari rumah untuk mengurangi penggunaan kantong plastik sekali pakai.

Melalui sinergi TPID, Disperindagkop UKM Provinsi Riau, dan PT Riau Pangan Bertuah, Pemprov Riau berharap operasi pasar murah dapat membantu menjaga keterjangkauan harga, mendukung kelancaran distribusi, serta memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia bagi masyarakat.

Pemerintah daerah juga mengharapkan partisipasi masyarakat dalam memanfaatkan kegiatan tersebut secara tertib dan bijak. Dengan pelaksanaan pasar murah di lima lokasi, manfaat program diharapkan dapat menjangkau lebih banyak warga, baik di Kota Pekanbaru maupun Kabupaten Rokan Hulu. (Red/Asy)