SUMSEL – Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel) H. Herman Deru melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) pembangunan overpass atau jalan layang untuk mendukung pengangkutan batu bara milik PT Bukit Bara Alam di Desa Banjar Sari, Kabupaten Lahat, Rabu (21/10/2026). Pembangunan infrastruktur tersebut diharapkan dapat meminimalkan gangguan terhadap aktivitas masyarakat sekaligus mendukung kelancaran operasional perusahaan.

Pembangunan overpass ini dilaksanakan oleh PT Sinar Sekawan Abadi. Infrastruktur dengan panjang sekitar 190 meter tersebut direncanakan selesai dalam waktu satu tahun sejak dimulainya pekerjaan.

Kegiatan peletakan batu pertama itu turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Lahat Izromaita yang mewakili Bupati Lahat, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lahat, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan.

Direktur PT Sinar Sekawan Abadi, Putu Wijaya Abadi, mengatakan pembangunan overpass ditujukan untuk mendukung jalur pengangkutan batu bara PT Bukit Bara Alam. Menurut dia, keberadaan infrastruktur tersebut diharapkan dapat mengurangi gangguan yang ditimbulkan oleh aktivitas angkutan batu bara terhadap masyarakat di sekitar wilayah operasional.

Selain itu, pembangunan overpass diharapkan mampu mendukung peningkatan kapasitas produksi perusahaan melalui sistem pengangkutan yang lebih terarah dan efisien.

“Tujuannya sebagai jalan untuk mengangkut batu bara PT Bukit Bara Alam. Terima kasih kepada Bapak Gubernur Sumatera Selatan atas kesediaannya menghadiri undangan kami,” ujar Putu dalam keterangan, Kamis (22/10/2026).

Ia menyampaikan bahwa pembangunan infrastruktur tersebut menjadi bagian dari upaya mendukung kegiatan operasional perusahaan sekaligus memperhatikan kondisi lingkungan dan aktivitas masyarakat di sekitar jalur pengangkutan.

Dalam kesempatan tersebut, Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru menegaskan bahwa perusahaan yang mengelola sumber daya alam di suatu daerah harus memberikan manfaat nyata bagi pembangunan daerah. Pemanfaatan kekayaan alam, menurutnya, perlu diiringi dengan pembangunan infrastruktur yang mendukung kepentingan masyarakat.

Herman Deru menyebut Kabupaten Lahat sebagai salah satu daerah di Sumatera Selatan yang memiliki kekayaan sumber daya alam melimpah, mulai dari batu bara hingga potensi minyak bumi. Potensi tersebut dinilai perlu dikelola secara bertanggung jawab agar memberikan dampak positif bagi perekonomian dan pembangunan daerah.

Ia juga menekankan pentingnya memperhatikan kepentingan masyarakat dalam setiap kegiatan pemanfaatan sumber daya alam. Dengan demikian, aktivitas perusahaan tidak hanya berorientasi pada peningkatan produksi, tetapi juga mendukung pembangunan infrastruktur dan memberikan manfaat bagi lingkungan sosial di sekitarnya.

Warga Berharap Aktivitas Angkutan Batu Bara Lebih Tertib
warga Desa Banjar Sari berharap pembangunan overpass benar-benar mampu mengurangi gangguan lalu lintas dan memberikan kenyamanan bagi warga yang beraktivitas sehari-hari.

“Kami berharap pembangunan jalan layang ini bisa membuat pengangkutan batu bara lebih tertib dan tidak terlalu mengganggu aktivitas masyarakat. Yang terpenting, keselamatan pengguna jalan tetap diperhatikan dan pembangunan ini memberikan manfaat bagi warga sekitar,” harapnya.

Pembangunan overpass sepanjang 190 meter ini menjadi salah satu langkah untuk mendukung kelancaran pengangkutan batu bara di Kabupaten Lahat. Masyarakat diharapkan dapat merasakan manfaat dari keberadaan infrastruktur tersebut, terutama apabila pembangunan diselesaikan sesuai jadwal dan operasionalnya mampu mengurangi dampak aktivitas angkutan terhadap lingkungan sekitar.

Dengan dukungan pemerintah daerah dan pihak perusahaan, pembangunan infrastruktur ini diharapkan dapat berjalan sesuai rencana serta menjadi bagian dari upaya menyeimbangkan kegiatan ekonomi, pengelolaan sumber daya alam, dan kepentingan masyarakat di Kabupaten Lahat. (Red/RT)