REJANG LEBONG – Kreativitas dan kemampuan anak-anak berkebutuhan khusus mendapat panggung istimewa dalam rangkaian Semarak Merah Putih 2026. Melalui Pentas Seni Kreasi Mentari Negeri, siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Rejang Lebong menunjukkan beragam bakat dan kemampuan di hadapan ratusan penonton, Jumat malam (6/11/2026).
Penampilan para siswa berlangsung penuh semangat dan percaya diri. Mereka menyuguhkan berbagai pertunjukan seni yang memperlihatkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya. Setiap gerakan, lantunan lagu, dan ekspresi yang ditampilkan menjadi gambaran kemampuan serta kreativitas yang patut mendapatkan apresiasi.
Kegiatan tersebut tidak hanya menjadi hiburan bagi masyarakat, tetapi juga memberikan kesempatan kepada para siswa untuk menunjukkan potensi diri. Keberanian mereka tampil di hadapan banyak orang menjadi bagian penting dalam membangun kepercayaan diri sekaligus memperlihatkan bahwa setiap anak memiliki kemampuan untuk berkembang.
Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong turut memberikan apresiasi dan dukungan terhadap kreativitas siswa SLB Negeri 1 Rejang Lebong. Kegiatan dibuka oleh Asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten (Setdakab) Rejang Lebong, Bobbi Harpa Santana, S.STP., M.Si., yang hadir mewakili Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si.
Rangkaian pertunjukan diawali dengan hafalan ayat suci Al-Qur’an yang dilantunkan oleh para siswa. Suasana panggung kemudian semakin semarak melalui penampilan peragaan busana (fashion show), tari kreasi daerah, serta nyanyian lagu tradisional Rejang.
Pertunjukan pantomim juga menjadi salah satu penampilan yang menarik perhatian penonton. Aksi para siswa dalam membawakan pertunjukan tersebut berhasil mengundang gelak tawa sekaligus kekaguman dari masyarakat yang hadir.
Satu per satu siswa tampil dengan penuh antusias. Mereka tidak hanya memperlihatkan keterampilan di bidang seni, tetapi juga keberanian untuk berdiri di atas panggung dan mempersembahkan hasil kreativitas yang telah dipersiapkan. Sorak dan tepuk tangan penonton menjadi bentuk penghargaan atas penampilan mereka dalam rangkaian Semarak Merah Putih Rejang Lebong 2026.
Dalam sambutan Plt. Bupati Rejang Lebong yang dibacakan Bobbi Harpa Santana, pemerintah daerah menyampaikan rasa bangga dan haru atas kemampuan yang ditunjukkan para siswa.
“Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong merasa sangat bangga dan terharu. Di balik segala keterbatasan yang dimiliki, anak-anak kita malam ini mampu tampil dengan penuh percaya diri dan menunjukkan kemampuan luar biasa yang patut diapresiasi oleh seluruh masyarakat,” ungkap Bobbi.
Menurut pemerintah daerah, setiap anak mempunyai potensi untuk berkembang, menghasilkan karya, dan meraih prestasi apabila memperoleh kesempatan serta dukungan yang sesuai. Oleh karena itu, ruang kreativitas seperti Semarak Merah Putih diharapkan dapat terus disediakan sebagai wadah bagi anak-anak berkebutuhan khusus untuk mengekspresikan kemampuan, membangun kepercayaan diri, dan memperoleh penghargaan atas karya mereka.
Kepala SLB Negeri 1 Rejang Lebong, Rosdi, S.Pd., menyampaikan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Rejang Lebong, Pemerintah Provinsi Bengkulu, serta Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Rejang Lebong atas dukungan moril dan materil yang selama ini diberikan untuk kemajuan sekolah.
Rosdi menilai dukungan berbagai pihak tersebut memiliki peran penting dalam membantu sekolah mengembangkan bakat dan kemampuan peserta didik. Perhatian yang diberikan juga menjadi dorongan bagi para siswa untuk terus belajar, berkarya, dan berprestasi.
Ia mengungkapkan bahwa siswa-siswi SLB Negeri 1 Rejang Lebong telah meraih sejumlah prestasi membanggakan di tingkat Provinsi Bengkulu. Capaian tersebut di antaranya berasal dari keikutsertaan dalam ajang Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) dan perlombaan pantomim.
Prestasi tersebut memperlihatkan bahwa anak-anak berkebutuhan khusus mempunyai potensi besar untuk berkembang. Mereka membutuhkan ruang, perhatian, pembinaan, dan kesempatan yang berkelanjutan agar kemampuan yang dimiliki dapat terus diasah dan menghasilkan prestasi.
Pentas Seni Kreasi Mentari Negeri turut dihadiri Asisten III Setdakab Rejang Lebong, Elva Mardiana, S.I.P., M.Si.; Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Rejang Lebong, Anton Safrizal, S.STP.; Kepala Dinas Sosial, Dr. H. Hambali, S.Pd., M.H.; Kepala Dinas Pariwisata, Riki Irawan, S.Sos., M.Si.; serta Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan, Koperasi, dan UKM, Anes Rahman, S.Sos., M.Sos.
Hadir pula Ketua BAZNAS Kabupaten Rejang Lebong, J.A. Supani, S.Ag., M.Pd.; Camat Curup Tengah, Mardiana, SKM., M.M.; serta Kepala SLB Negeri 1 Rejang Lebong, Rosdi, S.Pd.
Kegiatan ditutup dengan foto bersama jajaran pemerintah daerah, dewan guru, dan seluruh siswa yang menjadi pengisi acara.
Pentas seni tersebut menjadi gambaran pentingnya memberikan kesempatan yang setara kepada setiap anak untuk mengembangkan kemampuan dan menunjukkan hasil karyanya. Semarak Merah Putih 2026 juga menghadirkan pesan bahwa keberanian, semangat, dan kreativitas tidak ditentukan oleh kondisi fisik maupun keterbatasan seseorang.
Setiap anak berhak mendapatkan kesempatan untuk bersinar. Melalui dukungan keluarga, sekolah, pemerintah, dan masyarakat, anak-anak berkebutuhan khusus diharapkan semakin percaya diri dalam mengembangkan bakat, berkarya, serta meraih prestasi yang membanggakan. (Red/AAP)



























