REJANG LEBONG – Memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Korps Brigade Mobil (Brimob) Polri, Polda Bengkulu bersama Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Rejang Lebong akan menggelar kegiatan bakti kesehatan gratis dengan target pelayanan sebanyak 3.000 orang.
Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Rabu, 11 November 2026, bertempat di lokasi calon Rumah Sakit Bhayangkara, Kelurahan Simpang Nangka, Kabupaten Rejang Lebong. Program ini menjadi salah satu bentuk kepedulian Polri dan pemerintah daerah terhadap kesehatan masyarakat, sekaligus memperkuat pelayanan sosial kepada warga.
Pelaksana Tugas (Plt.) Bupati Rejang Lebong, Dr. H. Hendri, S.STP., M.Si., menyatakan dukungan penuh terhadap pelaksanaan kegiatan tersebut. Dukungan itu disampaikan dalam rapat persiapan yang berlangsung di ruang rapat Bupati Rejang Lebong, Senin (2/11/2026).
Dalam kesempatan tersebut, Hendri meminta seluruh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait agar terlibat aktif dan saling berkoordinasi untuk memastikan seluruh rangkaian kegiatan berjalan lancar.
“Kita harus mendukung penuh program cek kesehatan gratis yang dilaksanakan Polda Bengkulu untuk memperingati HUT Brimob ke-81. Untuk itu, OPD terkait perlu mendukung persiapan pelaksanaannya,” ujar Hendri.
Kolaborasi tersebut merupakan bagian dari program “Bantu Rakyat” Pemkab Rejang Lebong yang dilaksanakan bersama Polda Bengkulu, Polres Rejang Lebong, dan Dokkes Polri. Melalui kegiatan ini, masyarakat diharapkan memperoleh akses pemeriksaan kesehatan secara gratis sekaligus meningkatkan kesadaran terhadap pentingnya menjaga kesehatan.
Sebelumnya, Kapolres Rejang Lebong AKBP Syahrul Hariady, S.I.K., M.H., menjelaskan bahwa sasaran kegiatan dibagi menjadi tiga kelompok. Sebanyak 2.000 peserta berasal dari masyarakat umum, 500 pelajar, serta 500 orang dari komunitas offroad, sepeda, dan trail. Dengan demikian, total peserta yang ditargetkan mencapai 3.000 orang.
Tidak hanya menghadirkan pelayanan kesehatan, kegiatan tersebut juga akan diramaikan dengan 30 stand usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang menampilkan berbagai produk lokal. Panitia turut menyiapkan pertandingan catur dan gaple sebagai bagian dari rangkaian kegiatan.
Kehadiran stand UMKM diharapkan memberikan ruang promosi sekaligus memperluas kesempatan pemasaran bagi pelaku usaha lokal. Dengan begitu, kegiatan sosial ini tidak hanya memberikan manfaat di bidang kesehatan, tetapi juga turut mendorong aktivitas ekonomi masyarakat.
Untuk mendukung kelancaran pelayanan, Dinas Kesehatan, RSUD, 21 Puskesmas, serta sejumlah instansi terkait telah dilibatkan dalam persiapan. Hendri juga mengimbau seluruh Puskesmas dan ambulans desa agar bersiaga di lokasi kegiatan guna mengantisipasi kebutuhan pelayanan dan memastikan penanganan kesehatan dapat dilakukan dengan baik.
Seorang warga Rejang Lebong menyambut positif rencana bakti kesehatan gratis tersebut. Menurutnya, kegiatan ini menjadi kesempatan bagi masyarakat untuk memeriksakan kondisi kesehatan tanpa harus terbebani biaya pemeriksaan.
“Kegiatan seperti ini sangat membantu masyarakat, terutama warga yang ingin mengetahui kondisi kesehatannya tetapi terkadang terkendala biaya atau jarak menuju fasilitas kesehatan. Kami berharap informasinya disampaikan secara luas agar masyarakat mengetahui jadwal dan bisa datang memanfaatkan layanan tersebut,” ungkap Fiski kepada media.
Pemkab Rejang Lebong mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan kegiatan bakti kesehatan gratis tersebut. Melalui sinergi antara Polda Bengkulu, Polres Rejang Lebong, dan pemerintah daerah, kegiatan ini diharapkan dapat memperluas akses pelayanan kesehatan sekaligus mempererat hubungan antara kepolisian dan masyarakat. (Red/AAP)

















