SIDRAP – Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), Hj. Haslindah Syaharuddin, S.Pd., menghadiri Rapat Penguatan Tata Kelola Kelembagaan Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda), TP PKK, dan Tim Pembina Posyandu se-Indonesia Bagian Tengah, Kamis (22/10/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Bali Sunset Road Convention Center, Bali, tersebut dihadiri para ketua dan pengurus Dekranasda, TP PKK, serta TP Posyandu dari berbagai daerah di kawasan Indonesia bagian tengah, termasuk Sulawesi, Kalimantan, dan wilayah sekitarnya.
Haslindah yang juga menjabat sebagai Ketua Dekranasda dan Ketua Tim Pembina Posyandu Kabupaten Sidrap mengikuti kegiatan tersebut sebagai bagian dari upaya memperkuat koordinasi antarlembaga, meningkatkan kualitas tata kelola organisasi, serta mendorong pelaksanaan program pemberdayaan masyarakat yang lebih terarah dan berkelanjutan.
Rapat ini menjadi momentum strategis untuk menyelaraskan peran ketiga lembaga agar program yang dijalankan dapat saling mendukung. Penguatan tata kelola diharapkan mampu meningkatkan efektivitas pelaksanaan kegiatan, mulai dari tingkat kabupaten hingga kecamatan, desa, dan kelurahan.
Dalam kegiatan tersebut, Haslindah didampingi Wakil Ketua Dekranasda Kabupaten Sidrap Andi Rieskha Rahmat, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Sidrap Mahluddin, Staf Ahli TP PKK Kabupaten Sidrap Muhammad Yusuf Tahir, Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Sidrap Syamsuddin, serta sekretaris dan para ketua kelompok kerja (Pokja) TP PKK Kabupaten Sidrap.
Kehadiran rombongan Kabupaten Sidrap dalam forum regional tersebut merupakan bagian dari komitmen pemerintah daerah untuk memperluas wawasan kelembagaan, memperkuat koordinasi, dan membangun kolaborasi lintas sektor. Melalui pertukaran pengalaman dengan daerah lain, berbagai praktik baik dalam pengelolaan organisasi dan pelaksanaan program diharapkan dapat menjadi referensi bagi pengembangan kegiatan di Kabupaten Sidrap.
Sinergi antara Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu memiliki peran penting dalam mendukung peningkatan kesejahteraan masyarakat. Dekranasda berperan dalam mendorong pengembangan kerajinan daerah dan pemberdayaan pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), termasuk membuka peluang peningkatan daya saing produk lokal.
Sementara itu, TP PKK berkontribusi dalam pemberdayaan keluarga melalui berbagai program yang berkaitan dengan peningkatan kesejahteraan, pendidikan, kesehatan, dan penguatan ekonomi keluarga. Adapun TP Posyandu berperan dalam mendukung pelayanan dasar dan pemberdayaan masyarakat melalui penguatan fungsi Posyandu sesuai dengan kebijakan yang berlaku.
Keterpaduan program ketiga lembaga tersebut diharapkan mampu menciptakan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat. Pengembangan kerajinan dan UMKM dapat memperkuat ekonomi keluarga, sedangkan program PKK dan Posyandu mendukung peningkatan kualitas hidup, kesehatan, serta kesejahteraan masyarakat secara menyeluruh.
Haslindah Syaharuddin berharap pertemuan tersebut menghasilkan penguatan koordinasi dan tata kelola kelembagaan yang semakin baik. Menurutnya, kolaborasi yang terarah diperlukan agar setiap program dapat dilaksanakan secara efektif, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Pertemuan ini menjadi referensi dalam meningkatkan kualitas program dan inovasi di Kabupaten Sidrap, dengan mengoptimalkan kolaborasi antara organisasi, pemerintah daerah, dan seluruh pemangku kepentingan,” ujar Haslindah.
Ia berharap berbagai pengetahuan dan pengalaman yang diperoleh dalam forum tersebut dapat diterapkan untuk meningkatkan kualitas program di Kabupaten Sidrap. Dengan demikian, Dekranasda, TP PKK, dan TP Posyandu dapat terus memperkuat kontribusinya dalam mendukung pembangunan daerah, khususnya di bidang pemberdayaan ekonomi, peningkatan kesejahteraan keluarga, dan pelayanan kepada masyarakat.
Melalui penguatan sinergi dan tata kelola kelembagaan, Kabupaten Sidrap diharapkan semakin mampu menghadirkan program pemberdayaan yang terintegrasi, inovatif, dan berkelanjutan. Kolaborasi tersebut juga menjadi bagian dari upaya mendorong keterlibatan masyarakat dalam pembangunan serta memperluas manfaat program hingga ke tingkat desa dan kelurahan.
Dengan koordinasi yang semakin kuat, ketiga lembaga diharapkan dapat terus menjadi mitra strategis pemerintah daerah dalam mewujudkan keluarga yang berdaya, masyarakat yang sejahtera, serta Kabupaten Sidenreng Rappang yang semakin maju. (Red/Asr)





























