Bengkulu Utara – Hearing Komisi I DPRD Bengkulu Utara dengan pihak Universitas Ratu Samban (Unras) Bengkulu Utara pada Selasa, (1/11/2022) di Gedung DPRD menghasilkan beberapa point kesepakatan yang akan diperjuangkan oleh Komisi I DPRD BU ketika pembahasan APBD 2023.

“Secara umum, harapan pihak Unras yang seolah-olah tidak diperhatikan dan ditinggalkan oleh Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara akan kita bantu fasilitasi,” ujar Sekretaris Komisi I, Dwi Tanto, A.Md.Ak
Menurut Dwi Tanto, keinginan pengurus Unras agar Pemkab Bengkulu Utara membantu Sarana dan Prasarana Klinik Kesehatan akan kita sampaikan ke pihak TPAD agar dapat dimasukkan dalam pembahasan.

“Keinginan pengurus Unras akan kita sampaikan kepada pihak terkait. Kepada pimpinan DPRD dan Tim TAPD,” ujar anggota DPRD dari partai Kebangkitan Bangsa Bengkulu Utara.
Selain sarana prasarana, Dwi Tanto juga menyatakan bahwa Beasiswa bagi mahasiswa yang kuliah di Unras sebaiknya juga dimasukkan dalam usulan, mengingat Unras sebagai Universitas yang awal berdirinya merupakan inisiasi Pemkab Bengkulu Utara.

“Setelah mendengar keinginan pengurus Yayasan Unras, Dekan dan Ketua Penjamin Mutu, Sekali lagi, sapras klinik kesehatan itu prioritas. Tapi, beasiswa untuk mahasiswa juga harus diperjuangkan. Mengingat, beasiswa untuk mahasiswa Unras bisa meringankan biaya serta dapat digunakan untuk mahasiswa yang tidak mampu di Bengkulu Utara untuk mengenyam pendidikan S1,” tegas Dwi Tanto.
Hal senada disampaikan oleh Rektor Unras, DR. Faisal Alhabib, S.Pd. M.Pd, yang saat audiensi bersama Komisi I DPRD BU tidak dapat hadir karena ada kegiatan di daerah Kecamatan Ketahun.

Rektor Unras menyatakan bahwa selama ini Unras dapat bertahan karena ada program Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP Kuliah) program Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi melalui Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LL Dikti) Wilayah II Sumatera Selatan.
“Alhamdulillah, selama ini Unras dapat bertahan karena ada program nasional KIP Kuliah dari Kemendikbud ristek melalui LL Dikti Wilayah II Sumsel. Hampir tujuh tahun ini, kita belum mendapat perhatian dari Pemkab Bengkulu Utara untuk beasiswa bagi mahasiswa yang tidak mampu,” ujarnya via sambungan telpon.

Rektor Unras juga mengharapkan agar kolaborasi Pemkab Bengkulu Utara dan Unras dapat berjalan, sehingga akreditasi Baik Unras berdasarkan penilaian Pemerintah dapat dipertahankan.
“Secara umum, kami ingin Unras dan Pemkab Bengkulu Utara kembali berkolaborasi membangun Bengkulu Utara khususnya dibidang pendidikan,’ ujar Rektor lagi. (Adv)


































