LEBONG – Dalam upaya memperkuat sinergi antara pemerintah daerah dan pemerintah pusat, serta memastikan program pembangunan Kabupaten Lebong dapat berjalan secara berkesinambungan, sejumlah anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Lebong melaksanakan kunjungan kerja ke sejumlah kementerian di Jakarta.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan Surat Perintah Tugas Nomor: 000.1.2.2/238/DPRD/2025, yang ditandatangani langsung oleh Ketua DPRD Lebong, Carles Ronsen, tertanggal 15 September 2025. Surat tersebut menugaskan tiga anggota DPRD Lebong untuk melakukan koordinasi dan konsultasi dengan kementerian terkait, guna memperjuangkan berbagai kebutuhan pembangunan strategis daerah.
Adapun anggota DPRD yang ditugaskan yakni Meta Liliana dari Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Suan dari Partai Amanat Nasional (PAN), dan Etti Susiani dari Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P). Ketiganya melakukan koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT), Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi (Kemendikbudristek) khususnya bidang pendidikan dasar dan menengah, serta Kementerian Kesehatan (Kemenkes).
Langkah strategis ini dilakukan sebagai bagian dari komitmen DPRD Lebong untuk “menjemput bola” terhadap peluang anggaran pusat yang dapat mendukung program pembangunan di berbagai sektor prioritas, seperti pendidikan, kesehatan, dan pemberdayaan desa.
Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun, hasil koordinasi tersebut membuahkan respon positif dari sejumlah kementerian. Salah satunya, Kementerian Pendidikan disebut akan mengalokasikan anggaran revitalisasi sekolah pada tahun 2026, yang ditujukan untuk memperbaiki sarana dan prasarana pendidikan dasar di Kabupaten Lebong.
Sementara itu, dari hasil pertemuan dengan Kementerian Kesehatan, melalui Direktorat Jenderal Alat Kesehatan (Dirjen ALKES), Kabupaten Lebong dijanjikan akan mendapatkan bantuan alat kesehatan (alkes) di tahun 2026. Namun demikian, bantuan tersebut masih memerlukan tindak lanjut dari Pemerintah Kabupaten Lebong melalui Dinas Kesehatan untuk segera menyusun dan mengajukan rincian kebutuhan alat kesehatan yang akan diusulkan.
Dikonfirmasi melalui sambungan telepon pada Rabu sore (24/9), Suan, politisi Partai Amanat Nasional (PAN) yang juga merupakan anggota DPRD Lebong dari daerah pemilihan I, mengungkapkan rasa syukurnya atas hasil koordinasi yang berjalan lancar dan produktif.
“Alhamdulillah, untuk koordinasi dan konsultasi ke Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah, kami diterima langsung oleh yang terhormat Bapak Menteri Abdul Mukti. Dalam pertemuan tersebut, kami menyampaikan aspirasi masyarakat Lebong terkait kebutuhan revitalisasi sekolah-sekolah yang sudah mendesak untuk diperbaiki,” ujar Suan.
Ia juga menambahkan bahwa komunikasi dengan pihak kementerian akan terus dijaga agar hasil dari pertemuan tersebut dapat ditindaklanjuti dengan langkah konkret. “Kami tidak hanya datang untuk silaturahmi, tapi membawa aspirasi nyata. Kami ingin program-program pusat benar-benar menyentuh masyarakat di daerah, terutama di bidang pendidikan dan kesehatan,” tambahnya.
Melalui kegiatan ini, DPRD Lebong berharap kolaborasi dengan pemerintah pusat dapat terus diperkuat. Selain memperjuangkan bantuan anggaran, kunjungan ini juga bertujuan untuk memperluas jejaring kerja dan membuka peluang kerjasama lintas sektor yang dapat mempercepat pembangunan di Kabupaten Lebong.
“Sinergi antara pemerintah daerah dan pusat sangat penting. Dengan komunikasi yang baik, kita bisa memperjuangkan lebih banyak program dan anggaran untuk masyarakat Lebong,” tutup Suan. (Adv)


































