TANGERANG – Kebutuhan masyarakat dalam mengelola keuangan dan membangun aset untuk jangka panjang terus berkembang. Salah satu instrumen investasi yang diminati adalah emas karena dapat dimiliki secara bertahap serta memberikan pilihan pengelolaan aset sesuai kemampuan dan tujuan keuangan masing-masing.
Menjawab kebutuhan tersebut, Bank Mandiri menghadirkan layanan emas terintegrasi melalui aplikasi Livin’ by Mandiri. Layanan ini memungkinkan nasabah mengakses berbagai kebutuhan investasi emas dalam satu aplikasi, mulai dari pembelian dan penjualan emas, pembelian melalui mekanisme cicilan, hingga pengambilan emas dalam bentuk fisik dari saldo tabungan emas.
Pengembangan layanan tersebut merupakan bagian dari bisnis bulion Bank Mandiri setelah memperoleh izin bank bulion dari Otoritas Jasa Keuangan (OJK). Sebagai bank konvensional pertama di Indonesia yang mendapatkan izin tersebut, Bank Mandiri terus memperluas solusi keuangan untuk mendukung kebutuhan masyarakat dalam mengelola dan mengembangkan aset.
Area Head Bank Mandiri Tangerang Bintaro, Kartika Galuh Putri Kirana, yang akrab disapa Tika, mengatakan pengembangan layanan emas memberikan alternatif bagi masyarakat untuk memulai investasi secara lebih fleksibel. Nasabah dapat menyesuaikan transaksi dengan kemampuan finansial dan tujuan keuangan masing-masing.
Menurutnya, integrasi layanan digital dengan jaringan kantor cabang juga memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengelola kepemilikan emas sekaligus menentukan pilihan untuk mengambilnya dalam bentuk fisik.
“Bank Mandiri menghadirkan layanan emas yang memungkinkan masyarakat membangun kepemilikan aset secara bertahap, dengan pilihan transaksi yang fleksibel dan akses yang terintegrasi melalui Livin’ by Mandiri. Kami berharap layanan ini dapat menjadi salah satu alternatif bagi masyarakat dalam merencanakan keuangan dan mengelola aset untuk kebutuhan jangka panjang,” ujar Tika dalam keterangan resminya, Rabu (4/11).
Melalui fitur Tabungan Emas di Livin’ by Mandiri, nasabah dapat memulai investasi dengan pembelian awal mulai dari 0,02 gram emas. Untuk pembelian berikutnya, transaksi dapat dilakukan mulai dari 0,005 gram, sedangkan penjualan emas tersedia mulai dari 0,01 gram.
Seluruh transaksi tersebut dapat diakses secara real-time selama 24 jam. Dengan demikian, nasabah memiliki keleluasaan untuk melakukan transaksi dan memantau kepemilikan emas kapan pun sesuai kebutuhan.
Untuk melengkapi pilihan investasi, Bank Mandiri juga menyediakan produk emas dari merek ANTAM Logam Mulia (ANTAM LM) dan HRTA GOLD. Selain itu, tersedia KSM Emas (Kredit Serbaguna Mandiri Emas), yakni fasilitas kredit untuk pembelian emas dengan mekanisme pembayaran cicilan. Fasilitas ini memberikan pilihan bagi masyarakat untuk merencanakan kepemilikan emas melalui skema angsuran sesuai ketentuan yang berlaku.
Tidak hanya mengelola saldo emas secara digital, nasabah juga dapat mengambil kepemilikan emas dalam bentuk fisik dari saldo tabungan emas. Saat ini, Bank Mandiri menyediakan 28 ATM Emas yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Nasabah juga dapat memanfaatkan jaringan kantor cabang yang tersedia dan memilih lokasi pengambilan melalui aplikasi Livin’ by Mandiri.
Khusus di wilayah Tangerang Bintaro, layanan pengambilan emas fisik dapat dilakukan melalui kantor cabang Bintaro Jaya Exchange, dengan memperhatikan ketersediaan fasilitas serta ketentuan produk yang berlaku.
Proses pengambilan emas fisik dapat dimulai dengan membuka menu Ambil Emas pada aplikasi Livin’ by Mandiri. Selanjutnya, nasabah memilih lokasi pengambilan yang tersedia. Apabila menggunakan ATM Emas, nasabah cukup memindai kode QR pada mesin, mengikuti petunjuk untuk menentukan pecahan emas, kemudian memasukkan kode verifikasi sebelum mengambil logam mulia beserta struk transaksi.
Integrasi layanan tersebut memberikan kemudahan bagi nasabah dalam mengelola investasi emas melalui satu ekosistem. Mulai dari pembelian, penjualan, hingga pengambilan emas fisik, seluruhnya dapat diakses melalui layanan Livin’ Tabungan Emas.
Dengan pilihan produk dan fasilitas yang saling melengkapi, masyarakat dapat menyesuaikan strategi kepemilikan emas berdasarkan kemampuan finansial serta target investasi jangka panjang.
“Melalui pengembangan bisnis bulion dan layanan digital yang terintegrasi, Bank Mandiri ingin memberikan lebih banyak pilihan bagi masyarakat untuk mengelola keuangan dan membangun aset secara bertahap. Kami akan terus menghadirkan layanan yang relevan dengan kebutuhan nasabah, sekaligus memberikan nilai tambah melalui sinergi ekosistem layanan Bank Mandiri,” pungkas Tika.
Informasi lebih lanjut mengenai layanan emas Bank Mandiri dapat diakses melalui laman resmi bmri.id/solusiemas dan bmri.id/atmemas. (Adv)

















