Beranda Daerah

Dukung Ketahanan Pangan Nasional, Herman Deru Apresiasi Perhatian Pemerintah Pusat

PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) terus memperkuat dukungan terhadap program ketahanan pangan nasional yang menjadi salah satu prioritas Presiden Republik Indonesia. Komitmen tersebut sejalan dengan capaian Sumsel yang berhasil menempati posisi ketiga secara nasional dalam peningkatan produktivitas pangan pada 2026, meskipun menghadapi tantangan musim kemarau dan fenomena El Nino.

Hal tersebut disampaikan Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru dalam kegiatan Penyaluran Bantuan Pangan Komoditas Pangan yang berlangsung di Kantor Kecamatan Kertapati, Palembang, Rabu (4/11/2026). Kegiatan tersebut turut dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Dalam sambutannya, Herman Deru menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan yang terus diberikan kepada Provinsi Sumatera Selatan, khususnya dalam pengembangan sektor pertanian dan penguatan ketahanan pangan.

Menurutnya, capaian peningkatan produktivitas pangan Sumsel pada 2026 menjadi bukti bahwa upaya pemerintah daerah dalam mendukung agenda nasional mulai menunjukkan hasil positif. Keberhasilan tersebut juga mencerminkan semangat bersama untuk mewujudkan kemandirian pangan sehingga Indonesia tidak terus bergantung pada impor komoditas pangan.

“Tahun 2026 ini kita menjadi provinsi nomor tiga dengan lonjakan produktivitas tertinggi nasional di sektor pangan. Ini merupakan bukti bahwa semangat Presiden untuk mewujudkan Indonesia tidak mengimpor pangan terus kami dukung,” ujar Herman Deru di hadapan Menteri Koordinator Bidang Pangan Zulkifli Hasan.

Ia mengungkapkan, capaian tersebut patut diapresiasi karena berhasil diraih di tengah kondisi musim kemarau dan dampak fenomena El Nino yang berpotensi memengaruhi kegiatan pertanian. Kendati menghadapi tantangan tersebut, Sumsel tetap mampu menjaga kinerja sektor pangan.

Herman Deru juga menyampaikan bahwa produksi pangan Sumsel pada 2025 telah mendekati 3,7 juta ton. Pemerintah provinsi berharap capaian produksi tersebut dapat dipertahankan, bahkan ditingkatkan pada 2026 melalui dukungan berbagai pihak dan penguatan sektor pertanian.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa ketahanan pangan memiliki kedudukan sangat strategis bagi keberlangsungan bangsa. Ketersediaan pangan yang memadai tidak hanya berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan masyarakat, tetapi juga berpengaruh terhadap stabilitas sosial, ekonomi, dan nasional.

“Ketahanan pangan hampir sama nilainya dengan ketahanan negara. Kalau pangannya terganggu, tentu akan menyulitkan semua. Karena itu kami sangat mengharapkan bimbingan dan dukungan dari pemerintah pusat agar sektor pertanian Sumsel terus berkembang,” katanya.

Menurut Herman Deru, sinergi antara pemerintah pusat dan daerah menjadi faktor penting dalam menjaga keberlanjutan produksi pangan. Dukungan kebijakan, pendampingan, serta pengembangan sektor pertanian diperlukan agar produktivitas tetap terjaga, terutama ketika menghadapi tantangan perubahan iklim dan kondisi cuaca yang tidak menentu.

Dalam kesempatan tersebut, Herman Deru juga menyampaikan doa agar para pejabat pemerintah pusat senantiasa diberikan kesehatan dan kekuatan dalam menjalankan amanah serta tugas pemerintahan.

Ia turut menyampaikan terima kasih atas perhatian pemerintah kepada masyarakat Sumatera Selatan. Apresiasi tersebut juga disampaikan kepada pemerintah pusat atas bantuan dan penghargaan yang diberikan kepada sejumlah penerima manfaat dalam kegiatan tersebut, termasuk para bidan.

Melalui berbagai upaya penguatan sektor pertanian dan dukungan pemerintah pusat, Pemprov Sumsel berharap capaian produktivitas pangan dapat terus meningkat. Dengan demikian, Sumatera Selatan dapat berkontribusi lebih besar dalam mewujudkan ketahanan dan kemandirian pangan nasional. (Red/RT)