Jawa Timur – Program Pendidikan Digratiskan Berkelanjutan (Dik Dilan) akan menjadi salah satu program prioritas untuk Jawa Timur (Jatim) ke depan. Hal tersebut diungkapkan Bakal Calon Gubernur (Bacagub) Jatim Saifullah Yusuf (Gus Ipul) kepada pewarta di Rumah Gus Ipul-Mbak Puti di kawasan Gayungsari Surabaya, Minggu (11/02).

Ia mengatakan, program Dik Dilan ini akan mengembalikan kembali pendidikan gratis untuk masyarakat Jatim setelah Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 mengembalikan lagi kewenangan terhadap SMA/SMK Negeri kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) masing-masing.

“Melalui program ini, bila kami terpilih nantinya akan kita gratiskan kembali SMA/SMK Negeri. Selain itu, kami juga berencana akan memberikan subsidi kepada sekolah-sekolah swasta yang setingkat SMA,” tuturnya.

Gus Ipul mengatakan, Pemprov mengalokasikan dana untuk mengawal seluruh operasional SMA/SMK tanpa dibebankan ke peserta didik dengan alokasi Rp1,4 triliun. Komponen yang akan ditanggung mencakup biaya operasional dan SPP yang dihitung per siswa. Untuk siswa dari keluarga tidak mampu rencananya akan diberikan beasiswa.

“Beasiswa tersebut dapat digunakan untuk biaya transportasi, pembelian peralatan sekolah dan pengadaan buku serta alat penunjang kecakapan khusus. Untuk besaran dana tentu akan disesuaikan untuk per daerah,” paparnya.

Bukan itu saja, Gus Ipul-Mbak Puti juga memiliki beberapa program lainnya, antara lain Satu Triliun untuk Madura (Satria Madura), Desa Cerdas Maju Sejahtera (Desa Cemara ), Pusat Ekonomi Baru Jalur Selatan (Tebar Jala), dan Madin Plus Berkelanjutan.

“Program ini disiapkan untuk mensejahterakan warga Jawa Timur,” tandas Gus Ipul yang diusung koalisi PKB, PDI Perjuangan, PKS dan Gerindra. (IW/SR/Ant)