Beranda Advertorial

Digitalisasi Sekolah Makin Terintegrasi, Metranet Gandeng Jayantara

JAKARTA – PT Metra-Net (Metranet), operating company PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (Telkom) yang bergerak di bidang solusi teknologi informasi (IT) business-to-business (B2B) berbasis big data dan kecerdasan buatan atau Artificial Intelligence (AI), menjalin kerja sama strategis dengan PT Jalin Mayantara Indonesia (Jayantara). Kolaborasi ini bertujuan memperluas pemanfaatan solusi digital sekaligus mempercepat transformasi teknologi di sektor pendidikan Indonesia.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) oleh Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, dan Direktur Utama Jayantara, Rakhmat Farunuddin, di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Kolaborasi ini menjadi langkah kedua perusahaan dalam mengoptimalkan sinergi kapabilitas dan portofolio produk digital. Melalui kerja sama tersebut, Metranet dan Jayantara berupaya menghadirkan ekosistem digital pendidikan yang lebih terintegrasi, efektif, serta berkelanjutan.

Kedua perusahaan memandang digitalisasi pendidikan tidak cukup hanya dilakukan dengan menerapkan teknologi secara terpisah. Lebih dari itu, diperlukan keterhubungan antarsistem agar berbagai proses administrasi, operasional, dan pembelajaran dapat berjalan secara terpadu.

Integrasi tersebut mencakup sejumlah kebutuhan lembaga pendidikan, mulai dari proses penerimaan peserta didik baru, pengelolaan administrasi sekolah, manajemen kehadiran, hingga penyelenggaraan pembelajaran berbasis digital. Dengan sistem yang saling terhubung, institusi pendidikan diharapkan dapat meningkatkan efektivitas pengelolaan sekaligus menyesuaikan layanan dengan perkembangan teknologi.

Direktur Bisnis Metranet, Faisal Yusuf, mengatakan bahwa kerja sama dengan Jayantara merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk berkontribusi dalam mempercepat transformasi digital nasional, termasuk di bidang pendidikan.

“Sinergi bersama Jayantara memungkinkan kami membawa solusi digital yang lebih komprehensif, efisien, dan mudah diakses oleh berbagai lembaga pendidikan di Indonesia. Kami yakin portofolio ini dapat menjawab tantangan digitalisasi pendidikan secara berkelanjutan,” ujar Faisal.

Dalam kolaborasi tersebut, kedua perusahaan menghadirkan lima portofolio solusi digital yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan institusi pendidikan. Salah satunya adalah SPMB Online, layanan yang mendukung proses penerimaan mahasiswa dan peserta didik baru secara daring serta terintegrasi.

Selanjutnya, Posgram + ASIQ hadir untuk membantu operasional sekolah melalui sistem informasi manajemen terpadu. Sementara itu, Masook Pendidikan menyediakan dukungan presensi dan pengelolaan kehadiran digital berbasis biometrik.

Untuk mendukung pengelolaan lembaga pendidikan, tersedia SIMDIO atau Sistem Informasi Manajemen sekolah dan lembaga pendidikan. Adapun LMSDIO merupakan Learning Management System (LMS) yang dirancang untuk mendukung pelaksanaan kegiatan pembelajaran berbasis digital.

Kelima solusi tersebut mencakup kebutuhan pendidikan dari sisi administrasi hingga proses belajar-mengajar. Penggunaannya dapat disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing institusi sehingga penerapan teknologi diharapkan lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata.

Melalui pemanfaatan sistem digital tersebut, lembaga pendidikan berpeluang meningkatkan efektivitas operasional, memperkuat pengelolaan data, serta menciptakan pengalaman pembelajaran yang lebih adaptif terhadap perkembangan teknologi. Integrasi berbagai layanan juga diharapkan dapat membantu institusi pendidikan mengelola aktivitasnya secara lebih praktis dan terstruktur.

Kolaborasi Metranet dan Jayantara sekaligus menjadi bagian dari upaya TelkomGroup dalam mengoptimalkan sinergi antarentitas perusahaan. Dengan menggabungkan kapabilitas dan portofolio masing-masing, TelkomGroup berupaya menghadirkan solusi digital yang saling melengkapi serta relevan dengan kebutuhan pasar.

Ke depan, kerja sama ini diharapkan tidak hanya memperluas peluang bisnis kedua perusahaan, tetapi juga memperkuat kontribusi TelkomGroup dalam mendukung transformasi digital di berbagai sektor. Sektor pendidikan menjadi salah satu bidang strategis yang membutuhkan dukungan teknologi terintegrasi untuk meningkatkan kualitas pengelolaan dan layanan pendidikan di Indonesia. (Adv)