DEPOK – Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Kota Depok terus memperkuat upaya penghijauan, konservasi, serta pemeliharaan pohon di berbagai wilayah. Melalui Bidang Tata Lingkungan dan Konservasi (TLK), sejumlah program dilaksanakan secara berkelanjutan untuk menjaga kualitas lingkungan sekaligus meningkatkan pelayanan kepada masyarakat.
Upaya tersebut menunjukkan hasil positif. Kepala Bidang TLK DLHK Kota Depok, Tri Sakti Anggoro, menyampaikan bahwa capaian Indeks Kepuasan Masyarakat (IKM) terhadap pelayanan Bidang TLK pada Oktober 2026 mencapai 96 persen.
Menurut Sakti, capaian tersebut menjadi salah satu indikator komitmen jajarannya dalam memberikan pelayanan yang optimal, sekaligus menjalankan program perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup di Kota Depok.
Selain peningkatan kualitas pelayanan, DLHK Kota Depok juga mencatat sejumlah kegiatan penghijauan selama Oktober 2026. Tercatat sebanyak 956 pohon telah ditanam di sejumlah lokasi. Pada periode yang sama, sebanyak 255 bibit pohon juga dibagikan kepada masyarakat untuk mendorong partisipasi warga dalam memperluas penghijauan.
“Capaian ini menunjukkan komitmen kami dalam memberikan pelayanan terbaik sekaligus menjaga kualitas lingkungan di Kota Depok,” ungkap Sakti, Rabu (4/11/2026).
Ia menjelaskan, kegiatan Bidang TLK tidak hanya berfokus pada penanaman pohon, tetapi juga mencakup pengelolaan dan pemeliharaan tanaman yang telah tumbuh. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi pohon tetap terawat, aman, dan tidak menimbulkan risiko bagi masyarakat maupun pengguna jalan.
Berdasarkan data DLHK Kota Depok, selama Oktober 2026 pihaknya telah melakukan pemangkasan terhadap 316 pohon. Selain itu, terdapat tiga pohon mati yang ditebang, sembilan pohon sempal yang ditangani, serta 27 pohon tumbang yang mendapat penanganan.
Sakti menegaskan bahwa pemeliharaan dan penanganan pohon merupakan bagian penting dari upaya menjaga keselamatan masyarakat. Terlebih, perubahan kondisi cuaca dan potensi cuaca ekstrem dapat meningkatkan risiko pohon patah, tumbang, atau mengalami kerusakan yang membahayakan lingkungan sekitar.
“Kami akan terus melakukan pemantauan dan penanganan pohon sesuai kondisi di lapangan,” katanya.
Karena itu, DLHK Kota Depok juga mengajak masyarakat untuk berperan aktif membantu pemerintah dalam menjaga keamanan dan kelestarian lingkungan. Warga diimbau segera melaporkan apabila menemukan pohon yang kondisinya berpotensi membahayakan, baik di lingkungan permukiman maupun fasilitas umum.
Menurut Sakti, informasi dan laporan masyarakat sangat membantu petugas dalam menentukan langkah penanganan sesuai kondisi di lapangan. Partisipasi warga juga menjadi bagian penting dalam mendukung keberhasilan program penghijauan dan pemeliharaan pohon.
“Terima kasih atas kepercayaan dan partisipasi masyarakat. Dukungan masyarakat sangat penting dalam menjaga lingkungan dan merawat pohon yang ada di Kota Depok,” tutupnya.
Melalui berbagai program tersebut, DLHK Kota Depok berharap upaya penghijauan dan konservasi dapat terus berkembang. Selain memperluas ruang hijau, pemeliharaan pohon secara berkala diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang lebih aman, sehat, dan nyaman bagi masyarakat. (Red/IU)
















