Geliat Menjaga NKRI, PC GP Ansor Kabupaten Lima Puluh Kota Akan Melaksanakan DTD Pertama Melahirkan Kader Militan

Lima Puluh Kota, – Pimpinan Cabang Gerekan Pemuda Ansor Kabupaten Lima Puluh Kota, akan melaksanakan kegiatan Diklat Terpadu Dasar Pertama, yang akan dijadwalkan pada tangga 4 – 5 Oktober 2019 bertempat di Pondok Pesantren Al Makmur Nagari Tungka, Kecamatan Situjuah Limo Nagari.

Ketua Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Lima Puluh Kota Roziwan, SH.I menjelaskan agenda Diklat Terpadu Dasar Pertama (DTD I) ini akan diikuti sebanyak lebih kurang 100 peserta yang bertujuan melahirkan kader Barisan Ansor Serbaguna yang acap disingkat Banser yang militan dan sesuai apa yang dicita-citakan.

“Alhamdulillah peserta yang mendaftar sampai hari ini hampir mendekati angka 100 orang, insyallah dengan agenda ini melahirkan kader militan untuk menjaga NKRI dari rong rongan yang menghancurkannya” harapnya disapa ketua.

Seyogyanya, Rozi memaparkan tentang Barisan Ansor Serbaguna (Banser) sebagai kader inti Gerakan Pemuda Ansor, wabil kusus di kabupaten Lima Puluh Kota harus militan dalam mempertahankan ajaran Aswaja dan mempertahakan NKRI dari ancaman pihak lain yang merongrong keutuhan NKRI.

Apalagi, dalam kegiatan ini akan dilatih dari berbagai pelatih dan instruktur yang mumpuni, baik dari inti organisasi hingga ke lembaga negara seperti pihak kepolisian dan TNI.

“Alhamdulillah milansi ini akan lahir sebab para pelatih dan instruktur yang kami datangi dari pihak Yang kompeten dan mempuni, seperti lulusan Kepemimpinan Nasional GP Ansor, Susbampin dan dari lembaga negara yakni dari pihak kepolisian dan TNI” jelasnya

Sementara itu, salah seorang kader muda Gerakan Pemuda Ansor Sumatera Barat yang juga akan menjadi instruktur pada agenda DTD ini, Fadhlur Rahman Ahsas memaparkan bahwa Militansi tidak diukur dari besar dan banyaknya amanah. Tidak pula diukur dari banyaknya seorang kader Banser mengikuti sebuah kegiatan. Namun Seberapa iklas dalam menjalankan tugasnya.

“Saya menilai ukuran militansi adalah sejauh mana keteguhan, keikhlasan, kejujuran yang ada pada diri kader Banser untuk melaksanakan tugas sebagai seorang kader dengan sebaik-baiknya” ujarnya

Menurut Gus Lur, begitu ia biasa disapa, dan baru saja lulus menjalankan kader purna atau pendidikan tertinggi Gerakan Pemuda Ansor di Tanara Banten menambahkan bahwa kader kader GP Ansor Sumatera Barat kususon di Kabupaten Lima Puluh Kota pendidikan pengkaderan mampu melahirkan kader yang bisa mengomparasikan seluruh pikir, sikap dan gerak hanya untuk memperjuangkan ide dan prinsip organisasi Gerakan Pemuda Ansor. Sehingga seluruh jasad terfokus pada satu perjuangan untuk agama, nusa dan bangsa, khususnya di Bumi Minangkabau .

“Saya sangat berharap DTD pertama yang di prakarsai sahabat Pimpinan Cabang Gerakan Pemuda Ansor Kabupaten Limah Puluh Kota, insyallah melahirkan kader Militansi dari konsistensi dan komitmen seorang kader Banser. Dan bisa bertahan dalam berjuang untuk mengembangkan dan melestarikan ajaran Aswaja An-Nahdliyah dan NKRI,” pungkasnya (Red)