Beranda Daerah

Berkolaborasi dengan Bulog dan UMKM, Pemkot Bima Kembali Gelar GPM SAMARASA

KOTA BIMA – Pemerintah Kota (Pemkot) Bima melalui Tim Pengendalian Inflasi Daerah (TPID) kembali menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) SAMARASA atau Sahabat Masyarakat untuk Harga Stabil dan Sejahtera. Kegiatan kali ini menyasar masyarakat Kelurahan Ntobo, Kecamatan Raba, Kamis (5/11/2026), sebagai upaya menjaga stabilitas harga sekaligus memastikan kebutuhan pokok tetap tersedia dengan harga terjangkau.

Kegiatan pasar murah tersebut dipusatkan di depan Masjid Ntobo. Pelaksanaannya melibatkan Perum Bulog Cabang Bima dan sejumlah pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM). Kolaborasi ini menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah memperluas akses masyarakat terhadap bahan pangan dengan harga yang lebih bersahabat.

Berbagai kebutuhan pokok disediakan dalam kegiatan tersebut. Komoditas yang ditawarkan meliputi beras premium sebanyak 200 kilogram, beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) sebanyak 1.500 kilogram, MinyaKita sebanyak 480 liter, gula pasir sebanyak 62 kilogram, telur sebanyak 60 ikat, serta daging ayam sebanyak 20 kilogram.

Ketersediaan sejumlah komoditas tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat memenuhi kebutuhan rumah tangga sehari-hari, terutama di tengah dinamika harga bahan pangan. Melalui GPM SAMARASA, warga dapat memperoleh berbagai kebutuhan pokok dengan harga yang lebih terjangkau dibandingkan harga yang berlaku di pasaran.

Pelaksanaan gerakan pangan murah ini merupakan salah satu langkah konkret Pemkot Bima dalam menjaga daya beli masyarakat. Selain menyediakan bahan pangan dengan harga terjangkau, kegiatan tersebut juga menjadi sarana untuk memastikan distribusi kebutuhan pokok tetap berjalan dan pasokan pangan tersedia bagi masyarakat.

Kegiatan GPM SAMARASA di Kelurahan Ntobo dihadiri jajaran TPID Kota Bima, Camat Raba, Lurah Ntobo, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta sejumlah unsur terkait lainnya. Kehadiran berbagai pihak tersebut menunjukkan adanya dukungan lintas sektor dalam pelaksanaan program pengendalian inflasi di tingkat daerah.

Pemkot Bima melalui TPID juga terus melakukan koordinasi dan pemantauan terhadap perkembangan harga serta ketersediaan bahan pangan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi potensi gejolak harga dan memastikan kebutuhan pokok masyarakat tetap dapat dipenuhi.

Pemantauan tersebut menjadi bagian penting dari strategi pengendalian inflasi daerah. Dengan mengetahui perkembangan harga dan pasokan di lapangan, pemerintah dapat mengambil langkah yang diperlukan untuk menjaga kestabilan pasar serta mengurangi tekanan terhadap pengeluaran rumah tangga.

Melalui sinergi bersama Perum Bulog Cabang Bima dan pelaku UMKM, Pemkot Bima berharap kegiatan pasar murah SAMARASA dapat memberikan manfaat langsung bagi masyarakat. Program ini juga diharapkan mampu memperkuat keterjangkauan pangan sekaligus mendukung stabilitas harga kebutuhan pokok di wilayah Kota Bima.

Pemkot Bima berkomitmen melanjutkan koordinasi dengan berbagai pihak agar upaya pengendalian inflasi tidak hanya dilakukan melalui pemantauan, tetapi juga melalui kegiatan nyata yang dirasakan manfaatnya oleh masyarakat. (Red/AH)