Mandalika – Pembalap muda Indonesia, Veda Ega Pratama, mengakhiri persaingan balapan Moto3 Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 di Sirkuit Internasional Pertamina Mandalika, Nusa Tenggara Barat, dengan menempati posisi keenam. Sementara itu, Maximo Quiles berhasil keluar sebagai juara dalam balapan yang berlangsung Minggu (11/10/2026).

Hasil tersebut menjadi catatan penting bagi Veda yang tampil di hadapan publik sendiri. Pembalap Honda Team Asia itu kembali menunjukkan daya saingnya di tengah ketatnya persaingan para pembalap kelas Moto3.

Sebelumnya, Veda memulai balapan dari posisi ketujuh setelah mencatatkan waktu 1 menit 37,246 detik pada sesi kualifikasi. Posisi start tersebut memberinya peluang untuk bersaing di barisan depan sejak awal lomba.

Quiles Tampil sebagai Juara

Maximo Quiles dari CFMOTO Gaviota Aspar Team berhasil merebut kemenangan di Mandalika. Hasil ini memperkuat posisinya sebagai salah satu pembalap paling kompetitif dalam perebutan gelar juara dunia Moto3 musim 2026.

Quiles sebelumnya memulai balapan dari posisi keenam pada sesi kualifikasi. Ia berada di belakang Brian Uriarte, David Almansa, Alvaro Carpe, Adrian Fernandez, dan Guido Pini.

Keberhasilan Quiles meraih kemenangan di Mandalika menjadi pencapaian penting dalam perjalanannya pada musim ini, terutama dalam persaingan menuju gelar juara dunia.

Veda Bawa Harapan Indonesia
Finis keenam menjadi hasil yang patut diapresiasi bagi Veda, yang harus menghadapi tekanan besar saat berlaga di hadapan pendukung Indonesia.

Balapan di Mandalika juga menjadi kesempatan bagi pembalap muda Tanah Air itu untuk mengumpulkan poin sekaligus meningkatkan kepercayaan diri dalam menghadapi seri-seri berikutnya.

Dengan persaingan Moto3 yang berlangsung ketat, konsistensi dan kemampuan menjaga posisi sepanjang balapan menjadi faktor penting bagi Veda untuk terus bersaing di kelompok terdepan.

Dukungan publik Indonesia diharapkan menjadi motivasi tambahan bagi Veda untuk mencatatkan hasil lebih baik pada balapan berikutnya. (Red)