Bengkulu Utara – Pemerintah Kabupaten Bengkulu Utara melalui Dinas Sosial (Dinsos) terus berinovasi dalam mengoptimalkan layanan jaring pengaman sosial. Langkah taktis diambil dengan memperluas jangkauan program Perlindungan Sosial (Perlinsos) Digital hingga ke tingkat pedesaan melalui sinergi lintas sektor bersama jajaran Kepolisian Republik Indonesia (Polri).
Dalam program ini, para Bhabinkamtibmas yang bertugas di garda terdepan desa secara resmi dilibatkan sebagai Agen Perlinsos. Langkah ini dinilai krusial mengingat masih banyak masyarakat di pelosok yang terkendala pemahaman teknis maupun akses terhadap sistem pendaftaran berbasis digital.
Kepala Dinsos Bengkulu Utara, Agus Sudrajad, SKM, MM, menjelaskan bahwa kehadiran aparat kepolisian di tengah masyarakat desa memiliki pengaruh yang sangat besar dan strategis. Melalui kolaborasi ini, warga yang kesulitan mendaftarkan diri atau mengakses program Perlinsos Digital kini bisa mendapatkan pendampingan langsung.
”Bhabinkamtibmas memiliki peran sangat besar di tingkat desa, maka kami berkolaborasi dengan Polri untuk menjadi bagian dari Agen Perlinsos di wilayah tugas masing-masing. Dengan begitu, masyarakat memiliki akses yang lebih dekat untuk memperoleh pendampingan,” ungkap Agus, Senin (5/10/2026).
Agus menegaskan, pelibatan berbagai elemen lintas sektor merupakan kunci utama dalam meminimalisir kesalahan data, sehingga penyaluran bantuan sosial (bansos) ke depannya dapat benar-benar menyentuh warga yang berhak dan tepat sasaran.
Menanggapi kolaborasi strategis tersebut, Kapolres Bengkulu Utara, AKBP Bakti Kautsar Ali, S.Sos., S.I.K., M.H., menyatakan dukungan penuh dan menyambut baik aksi proaktif anggotanya di lapangan yang kini resmi bertindak sebagai Agen Perlinsos di pedesaan. Menurutnya, tugas kepolisian tidak hanya menjaga keamanan, tetapi juga turut serta mengawal kesejahteraan sosial masyarakat secara langsung.
”Kami dari jajaran Polres Bengkulu Utara menyambut baik dan siap mendukung penuh program ini. Para Bhabinkamtibmas yang saat ini telah turun langsung ke lapangan dan bersentuhan dengan masyarakat di desa-desa kami instruksikan untuk proaktif membantu mendampingi warga dalam mengakses Perlinsos Digital. Kolaborasi ini penting agar penyaluran bantuan sosial di Bengkulu Utara benar-benar transparan, akurat, dan tepat sasaran kepada masyarakat yang benar-benar membutuhkan,” tegas AKBP Bakti Kautsar Ali.
Dengan pergerakan nyata Bhabinkamtibmas di tingkat basis, pemutakhiran data penerima manfaat diharapkan menjadi jauh lebih valid. Sinergi erat antara Dinsos dan jajaran Polres Bengkulu Utara ini diyakini mampu menekan potensi salah sasaran dalam distribusi bansos sekaligus mempercepat transformasi digital pelayanan publik hingga ke pelosok desa. (Rls)





























