Menkomdigi Meutya Hafid Raih Public Trust Leadership Award dari PRMN

SAHABAT RAKYAT, Jakarta – Menteri Komunikasi dan Digital (Menkomdigi), Meutya Hafid, menerima Public Trust Leadership Award dari Pikiran Rakyat Media Network (PRMN), atas kepemimpinannya dalam memperkuat komunikasi publik nasional serta tata kelola layanan digital Indonesia.

Penghargaan tersebut diterima secara simbolis oleh Direktur Kemitraan Komunikasi Lembaga dan Kehumasan (KKLK) Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi), Marroli J Indarto, pada acara Awarding PRMN 2025 di Bandung, Jawa Barat, Jumat (5/12/2025) lalu.

Direktur PRMN, Kartono Sarkim, dalam sambutannya mengatakan award ini diberikan PRMN sebagai bentuk apresiasi terhadap figur publik yang dinilai memiliki kontribusi kuat dalam membangun kepercayaan masyarakat melalui komunikasi yang kredibel dan penguatan transformasi digital di Indonesia.

“Augerah PRMN 2025 juga merupakan bentuk apresiasi kepada brand, institusi, dan inovator yang menjadi bagian dari ekosistem media dan komunikasi di Indonesia,” kata Kartono, dikutip dari laman resmi koran.pikiran-rakyat.com.

Menurutnya, penghargaan anugerah ini diberikan kepada mitra kerja dan stakeholder yang dinilai mampu bertahan, berinovasi, dan beradaptasi di tengah tantangan kondisi global dan domestik yang tidak menentu.

Penilaian penghargaan didasarkan pada aspek kepemimpinan, dampak kebijakan, serta kemampuan memperluas transparansi informasi publik melalui kanal digital yang semakin terintegrasi.

Penghargaan tersebut diserahkan dalam rangkaian Awarding PRMN 2025, yang sekaligus menandai ulang tahun keenam perusahaan media digital tersebut. Dalam momentum itu, PRMN menegaskan kembali komitmennya menjaga integritas jurnalistik di tengah cepatnya dinamika industri media digital.

Sejak pertama kali hadir melalui domain pikiran-rakyat.com pada 1996, PRMN tumbuh sebagai salah satu jaringan media digital dengan jangkauan pembaca terbesar di Indonesia. Kolaborasi nasional yang dijalankan bersama para mediapreneur sejak 2019 disebut sebagai salah satu strategi memperluas ekosistem informasi yang sehat dan berkualitas.

Kartono menegaskan, bahwa kredibilitas media tidak hanya ditentukan oleh kualitas konten, tetapi juga oleh kepercayaan publik terhadap reputasi brand pemberitaan. Karena itu, integritas dan konsistensi memegang Kode Etik Jurnalistik serta Kode Etik Usaha Penerbitan Pers menjadi pilar utama dalam perjalanan perusahaan.

Pemberian Public Trust Leadership Award kepada Menkomdigi Meutya Hafid menjadi bagian dari komitmen PRMN untuk mengapresiasi pihak-pihak yang turut memperkuat ekosistem komunikasi publik di Indonesia, termasuk dalam pengembangan tata kelola layanan digital yang memberi dampak nyata bagi masyarakat.

Sementara itu, Pemimpin Redaksi Pikiran Rakyat, Irwan Natsir, menyatakan acara apresiasi itu merupakan bagian dari upaya media untuk mengakui peran penting mitra.

“Media biasanya memang agak sulit soal apresiasi. Isinya adalah informasi dan edukasi. Namun hari ini, kami dari PRMN mencoba memberikan penghargaan kepada stakeholder, kepada mitra-mitra yang baik, yang kreatif, yang inovatif, yang survive,” ujar Irwan Natsir.

Irwan Natsir menekankan posisi Pikiran Rakyat sebagai media yang sudah menjadi “legenda dari Jawa Barat,” bahkan disandingkan dengan icon daerah tersebut, di mana “Orang ingat Persib, ingat PR.”

Hadir dalam acara tersebut Staf Ahli Menteri Keuangan Bidang Penerimaan Negara Bukan Pajak (PNBP) Kementerian Keuangan, Mochamad Agus Rofiudin, Ketua DPRD Jawa Barat Buky Wibawa Karya Gun, Wali Kota Bandung Muhammad Farhan, serta jajaran direksi Pikiran Rakyat hingga rekan mitra kerja. (Red)