Makassar – Universitas Hasanuddin Makassar merupakan perguruan tertinggi yang menghasilkan guru besar tertinggi se-Indonesia sepanjang 2017.
Unhas kembali menggelar prosesi pengukuhan guru besar masing-masing Prof Dr Faisal Abdullah SH MSi DFM (guru besar di bidang Sistem Ketatanegaraan Indonesia Fakultas Hukum dan) serta Prof Dr Ir H Syafruddin Syarif MT, sebagai guru besar bidang Sistem Operasi Komputer Fakultas Teknik.
“Dengan pengukuhan kedua profesor ini, total jumlah penerima jabatan guru besar di Unhas sebanyak 372 orang,” kata Kepala Unit Humas dan Protokoler Universitas Hasanuddin, Ishaq Rahman.
Sebelum acara penandatanganan penerimaan jabatan guru besar dimulai, kedua profesor tersebut membawakan pidato ilmiah sesuai bidang keahlian masing-masing. Prof Faisal Abdullah mengangkat tema pidato dengan judul “Eksistensi Hak Angket dalam Sistem Ketatanegaraan Indonesia”.
Sedangkan Prof Syafruddin Syarif membawakan judul Peranan Sistem Operasi Mobile terhadap Efektifitas Komunikasi yang Dinamis.
Profesor Faisal Abdullah dalam pidatonya mengatakan penggunaan hak angket DPR merupakan bentuk mekanisme checks and balances antara lembaga negara yang satu dengan yang lain.
Namun penggunaan hak angket tersebut harus tetap mematuhi ketentuan peraturan undang-undang yang berlaku.
“Hak angket DPR terhadap KPK tidak memiliki dasar hukum, yang berarti tidak diatur dalam ketentuan peraturan perundang-undangan, sehingga apabila terus dipaksakan maka penggunaan angket tersebut bukan hak konstitusi atau hak hukum, tetapi hak kekuasaan yang tentu bertentangan dengan hukum,” kata Professor Faisal.
Sementara Rektor Unhas, Prof Dr Dwia Aries Tina Pulubuhu MA menyambut bahagia dan berbangga dengan acara pengukuhan kedua guru besar ini.
Prosesi ini semakin menegaskan bahwa Unhas pada tahun 2017 ini adalah perguruan tinggi di Indonesia yang paling banyak menghasilkan jabatan akademik profesor, yaitu sebanyak 20 guru besar.
“Alhamdulillah, dengan sistem pengelolaan (administrasi akademik) yang terbaru, dalam tahun ini kita menghasilkan 20 guru besar yang tertinggi di seluruh perguruan tinggi di Indonesia,” ucap rektor dalam sambutan singkatnya di sesi akhir acara penerimaan sekaligus pengukuhan guru besar tersebut. (Ant)

































