Wamendes PDTT: Hentikan Politisasi Banjir, Waktunya Gotong Royong Bantu Rakyat

Jakarta – Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) turut berduka atas musibah bencana banjir yang melanda Jakarta dan Jawa Barat serta daerah lainnya.

Sebagai bentuk empati dan kepeduliannya, Wakil Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi Budi Arie Setiadi yang didampingi Dirjen PDTu Kemendes PDTT Aisyah Gamawati dan Dirjen PKP Kemendes PDTT Herlina Sulistyorini menyerahkan bantuan kepada korban yang terdampak banjir dilokasi terdekat dari Kantor Kemendes PDTT di Kalibata, Jakarta.

“Kami ingin peduli pada lingkungan. Sementara ini, Lokasi yang kita serahkan itu dekat dengan kantor kami di Kalibata. Peduli lingkungan penting. Terutama lingkungan terdekat. Kami juga telah siap menyerahkan bantuan kepada korban yang berada di desa-desa yang terdampak banjir,” kata Wakil Menteri Budi Arie usai menyerahkan bantuan di Jakarta pada Sabtu (4/1).

Adapun bentuk bantuan yang diserah untuk korban yang terdampak banjir diantaranya yakni makanan dan obat-obatan di lokasi Kelurahan Rawajati Kecamatan Pancoran, Jakarta selatan dan Kelurahan Pengadegan Kecamatan Pancoran, Jakarta Selatan.

Tidak hanya menyerahkan bantuan, Wakil Menteri Budi Arie juga meninjau tempat Pengungsian di Puskesmas dan Rumah dinas Petugas Puskesmas Rawajati 2. Berdasarkan laporan yang diterima, asal pengungsi berasal dari Jl. Binawarga Kelurahan Rajawati yang berjumlah sebanyak 160 KK atau sekitar 385 Jiwa dan Tempat Pengungsian di Aula BPK yang pengungsinya berasal dari Jl. Binawarga sebanyak 70 KK.

“Saatnya kita hentikan politisasi banjir. Waktunya gotong royong untuk membantu rakyat,” katanya. (Adv)