Gempa M 6,4 Akibatkan 7 Korban Luka dan 4 Rumah Rusak di Pacitan dan Bantul

SAHABAT RAKYAT, Jakarta – Gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,4 yang mengguncang perairan selatan Pulau Jawa pada Jumat (6/2/2026) dini hari menimbulkan dampak terhadap warga dan permukiman di sejumlah wilayah, khususnya Kabupaten Pacitan, Jawa Timur, dan Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

Berdasarkan laporan awal yang diterima Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), gempa yang terjadi pada pukul 01.06 WIB tersebut berdampak pada empat kepala keluarga dengan tujuh orang mengalami luka-luka.

Selain korban luka, gempa juga menyebabkan kerusakan materiil berupa empat unit rumah, terdiri atas tiga unit rumah di Kabupaten Bantul dan satu unit rumah di Kabupaten Pacitan.

Gempa berpusat di laut pada kedalaman 10 kilometer dengan koordinat 8,99 Lintang Selatan dan 111,18 Bujur Timur. Episenter gempa berada sekitar 90 kilometer tenggara Pacitan, 116 kilometer barat daya Trenggalek, 127 kilometer tenggara Gunungkidul, 160 kilometer tenggara Yogyakarta, dan 576 kilometer tenggara Jakarta. Gempa ini tidak berpotensi tsunami.

Guncangan dirasakan cukup kuat selama sekitar dua hingga tiga detik dan sempat menimbulkan kepanikan di tengah masyarakat, terutama di wilayah yang merasakan dampak langsung.

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) setempat telah melakukan monitoring lapangan dan kaji cepat untuk memastikan kondisi warga serta kebutuhan penanganan lanjutan di lokasi terdampak.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengimbau masyarakat untuk tetap tenang, meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gempa susulan, serta menjauhi bangunan yang mengalami kerusakan.

Masyarakat juga diminta segera melaporkan kondisi darurat kepada BPBD setempat atau melalui layanan darurat di nomor 117. (Red)