Sosialisasikan Empat Pilar Kebangsaan. Abdullah Puteh Singgung Peran Negara Dalam kemajuan Sektor Pertanian di Aceh

Aceh.Sahabatrakyat.com- Anggota DPD RI, Dr. Ir. H Abdullah Puteh, M. Si menyelenggarakan sosialisasi empat pilar di Payo Bujouk Tunong Kota Langsa, Aceh. Dalam kegiatan tersebut Abdullah Puteh menyampaikan para petani sebagai garda terdepan dalam memenuhi kebutuhan pangan Indonesia dan tantangan yang ada pada sektor pertanian.

“Indonesia sebagai negara agraris memiliki modal yang cukup untuk memenuhi kebutuhan pangannya sendiri, seharusnya itu bisa dimaksimalkan agar ketahanan pangan Indonesia bisa mandiri” Kata Abdullah, pada Minggu 14 Maret 2021.

Keberadaan para petani menjadi sangat penting bagi negara agraris karena mereka sebagai kelompok yang turut serta berkontribusi bagi terciptanya kesejahteraan masyarakat. Tercukupinya kebutuhan pangan suatu negara menjadi salah satu indikator tingkat kesejahteraan masyarakatnya dalam keadaan baik.

“Sebagai negara agraris Indonesia memiliki banyak sumber daya alam sebagai kekayaan yang diberikan Tuhan untuk dimanfaatkan sebaik-baiknya demi kesejahteraan masyarakat. Kekayaan alam yang bersumber dari darat dan laut begitu melimpah di Indonesia ini harus disyukuri dengan menjaga dan memanfaatkannya secara baik dan bijak” ungkap senator asal Serambi Mekah tersebut.

Namun tantangan yang dihadapi oleh para petani saat ini begitu komplek, sehingga perlu perhatian pemerintah secara serius untuk menjadikan sektor pertanian ini sebagai penyumbang ekonomi Indonesia. Tantangan yang dihadapi diantaranya adalah pendampingan dan penyuluh pertanian di masyarakat petani, juga ketersediaan sarana dan prasarana untuk pelaksanaan kegiatan pertanian menjadi masalah serius. Untuk menyelesaikan hal ini pemerintah telah menyiapkan banyak program-program yang baik untuk di daerah. Sebagai contoh ada program penyuluhan, alsintan, jaringan irigasi, jalan usaha tani, bibit-bibit unggul, dan sebagainya dari pemerintah untuk menjawab tantangan tersebut, ini harus dimaksimalkan dengan baik.

Selain tantangan tersebut, di Indonesia juga menghadapi tantangan-tantangan lain seperti bagaimana meningkatkan produksi dan teknologi tepat guna untuk menunjang pertanian yang berkelanjutan. Selain itu dibeberapa daerah konversi lahan, dari lahan agraris menjadi lahan industri juga menjadi masalah yang terus menggerus lahan pertanian yang ada. Hal ini tentu harus menjadi pertimbangan pemerintah untuk menjaga keseimbangan lahan pertanian agar tidak semakin hilang.

“Pertanian kita menghadapi tantangan yang cukup kompleks, dari pendampingan dan penyuluhan, ketersediaan sarana dan prasarana, konversi lahan agraris menjadi lahan industri yang terus terjadi, penggunaan teknologi tepat guna untuk meningkatkan hasil produksi pertanian. Itulah beberapa tantangan yang dihadapi saat ini terkait dengan sektor pertanian di Indonesia” tegas Abdullah. (A1)