Jakarta – Tudingan adanya kelompok yang menolak pencalonan Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) disampaikan oleh Ketua Umum DPP Partai Demokrasi Indonesia (PDI) Perjuangan, Megawati Soekarnoputri di kantor DPP PDI Perjuangan, Menteng, Jakarta, Kamis (17/11/2016)

“Kedua kelompok tersebut adalah, karena tidak paham hukum serta karena dibayar untuk menjegal Ahok,” ujar Megawati Soekarnoputri kepada media menanggapi pertanyaan pers soal penolakan masyarakat terhadap Ahok saat kampanye damai, Jumat, (4/11/2016)

Selanjutnya, Megawati menegaskan bahwa Indonesia adalah negara hukum.

“Hukum berintikan keadilan, azas praduga tak bersalah, dan mengedepankan prinsip setiap warga negara memiliki kedudukan yang sama di mata hukum,” ujar mantan Presiden kelima RI ini.

Selain itu, Megawati juga menilai ada pihak-pihak yang terus berusaha melakukan provokasi dan mengedepankan kekerasan untuk menyelesaikan persoalan. (Ant/A1)