Jakarta – Debat perdana Calon Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Jakarta akan dilaksanakan hari ini, Jum’at (13/1/2017) mulai pukul 20.00 WIB di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Debat akan dibagi dalam 6 sesi dan dipandu oleh 1 moderator serta dihadiri 4 panelis. Debat berlangsung selama 120 menit dengan jeda iklan 30 menit. Tiga pasangan calon yaitu Agus Yudhoyono-Sylviana Murni, Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat, dan Anies Baswedan-Sandiaga Uno akan saling beradu gagasan dan program.

Hari ini, KPU DKI telah menetapkan tema untuk debat perdana yaitu tentang pembangunan sosial-ekonomi serta beberapa isu utama seperti lingkungan, transportasi serta pendidikan dan keamanan warga. Isu tersebut penting dalam pembangunan Jakarta.

“Tema debat yakni sosial-ekonomi. Masalah kesenjangan sosial, masalah lingkungan, lapangan pekerjaan, dan sebagainya. Kemudian juga terkait dengan pendidikan dan kesehatan serta terkait lingkungan dan transportasi,” ujar Sumarno.

Terkait tema di bidang sosial ekonomi, pendidikan, transportasi, lingkungan serta keamanan warga, sahabatrakyat-com-575929.hostingersite.com merangkum gagasan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang dirangkum dari dokumen visi-misi serta pemberitaan selama masa kampanye. Berikut rangkumannya :

Ekonomi

Dikutip dari dokumen visi-misi, ada dua masalah utama ekonomi yang diurai oleh Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni untuk mencapai visi dan misi kebijakan bidang ekonomi, yakni :

Besarnya APBD Jakarta, akan disusun rencana pembangunan Jakarta dengan alokasi dan distribusi anggaran yang tepat sehingga kemajuan yang dicapai bukan hanya yang serba fisik, tetapi juga untuk kesejahteraan dan kebahagiaan masyarakat Jakarta.

Dalam pembangunan ekonomi termasuk pembangunan infrastruktur, akan didorong skema public-private partnership, dengan tujuan meningkatkan investasi dan dunia usaha, sehingga ekonomi Jakarta makin tumbuh secara berkelanjutan dan berkeadilan (sustainable growth with equity).

Untuk meningkatkan perekonomian Ibu Kota, Agus memaparkan tiga cara. Pertama yakni melalui investasi dan pengembangangan di sektor riil. Cara kedua yang dijelaskannya yakni meningkatkan belanja pemerintah dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah.

“Dalam politik anggaran dan kebijakan APBD Jakarta mendatang, saya pastikan jumlah belanja pemerintah meningkat dan penyerapannya akan kami tingkatkan. Dengan belanja pemerintah yang makin besar, pertumbuhan ekonomi Jakarta dapat kita tingkatkan,” ujar AHY dalam pidato politiknya, Minggu (27/11/2016).

Terakhir, rencana AHY untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi di Jakarta yakni dengan menjaga dan meningkatkan konsumsi rumah tangga. Sebab cara tersebut dapat memastikan program daya beli masyarakat terjaga dan semakin kuat.

Sosial

AHY pernah memaparkan 10 program unggulan dalam pidato politiknya, masalah sosial menjadi isu utama yang menjadi Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni. Program di bidang sosial antara lain :

  • Bantuan langsung untuk balita dan lansia.
  • Bantuan langsung untuk tingkatkan daya beli rakyat.
  • Penguatan jaring pengaman sosial yang lain.

“Jika program ini dijalankan secara serius, kemiskinan akan jauh menurun dari 3,75% saat ini menjadi 2,75% 5 tahun yang akan datang. Ketimpangan juga akan menurun dari index ini 0,41 menjadi 0,35. Besaran anggaran selama 5 tahun kita tambahkan atau on top dari anggaran yang ada hingga Rp 15 triliun,” ujar AHY dalam pidato politiknya beberapa wakt lalu.

Pendidikan

Di bidang pendidikan, AHY menyampaikan upaya pencapaiannya visi dan misi dibidang pendidikan dengan cara :

  • Peningkatan besaran KJP (Kartu Jakarta Pintar).
  • Peningkatan beasiswa miskin.
  • Peningkatan beasiswa prestasi.
  • Bantuan pendidikan sekolah negeri, swasta serta Madrasah dan agama lainnya, termasuk peningkatan kesejahteraan guru-gurunya
  • Mendirikan SMA Unggulan (Boarding School) gratis untuk siswa keluarga miskin.

Lingkungan

Masih mengutip pidato politik yang disampaikan AHY, Agus-Sylvi mengusung program Smart, Creative and Green City yang diuraikan sebagai berikut :

  • Penambahan transportasi publik dan manajemen lalu lintas untuk kurangi kemacetan.
  • Pelayanan publik yang cepat, berkualitas dan murah.
  • Aplikasi ICT untuk pemerintahan, jasa, bisnis dan pendidikan.
  • Pengembangan industri kreatif dengan daya inovasi yang tinggi.
  • Tata ruang yang sehat, ramah lingkungan, ramah rakyat dan ramah pedagang kali lima.
  • Pengelolaan sampah dan konversi ke energi listrik.
  • Jakarta makin ramah lingkungan, diperbanyak penggunaan bahan bakar gas untuk kendaraan.
  • Perkuatan dan pemberdayaan pasukan oranye dan peningkatan kesejahteraannya.
  • Peningkatan efektifitas upaya mengatasi banjir.
  • Pembangunan ruang terbuka hijau dan prasarana olahraga dan rekreasi (stadion sepak bola).
  • Pengembangan wisata kota, zona PKL dan kesenian, kerajinan dan kuliner betawi (termasuk batik).
  • Penghijauan dan penanaman hingga 5 juta pohon.

Transportasi

Dalam visi-misi yang diserahkan ke KPU DKI Jakarta, pasangan nomor urut satu Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni  ini memiliki program aksi untuk mewujudkan Jakarta yang nyaman dan bermartabat. Beberapa isi program fokus pada pembangunan sarana dan prasarana transportasi.

  • Penataan manajemen lalu lintas untuk mencegah kemacetan.
  • Tersedianya fasilitas publik terutama di lembaga-lembaga pemerintahan yang ramah terhadap penyandang disabilitas.
  • Meningkatkan kuantitas dan kualitas infrastruktur jalan, baik untuk kendaraan bermotor, sepeda, dan pejalan kaki.
  • Menambah feeder untuk TransJakarta dan mendorong berdirinya sarana parkir vertikal di lokasi-lokasi tertentu.

“Ada sejumlah hal yang bisa kita lakukan kurangi kemacetan. Mengurangi kendaraan pribadi di jalan raya. Di saat bersamaan tingkatkan public transport. Menambah jalanan baik di atas maupun di bawah tanah. Kemacetan banyak menjadi masalah, mengurangi produktivitas, dan mengurangi waktu bersama keluarga,” ujar AHY saat menyampaikan pidato politik di Ballroom Djakarta Theater, Jalan MH Thamrin, Jakarta Pusat, Minggu (30/10/2016).

Keamanan
Program yang dipaparkan AHY dalam pidato politik ini meliputi :

  • Pemeliharaan keamanan lingkungan, program Neighborhood Watch dan Pemberdayaan Kelurahan, RW dan RT.
  • Pemeliharaan toleransi dan kerukunan masyarakat, serta peningkata sensitifitas terhadap isu SARA. (A1)