Jakarta – Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Sohibul Iman menilai ekonomi saat ini semakin sulit membuat masyarakat atau suami-istri cemberut. Hal ini disampaikan Sohibul dihadapan komunitas UMKM di Tangerang Selatan bersama cawapres Sandiaga Uno pada Sabtu, (20/10/2018).
“Kondisi perekonomian saat ini semakin sulit, daya beli masyarakat juga semakin rendah, harga-harga makin naik. Bapak-Ibu sekalian, mudah-mudahan nanti senyumnya semakin lebar kembali. Sekarang saya lihat banyak yang senyumnya kurang lebar,” ujar Sohibul.
Sohibul kemudian menyinggung keberadaan Sandiaga yang menemui warga di tempat itu. Sohibul menyebut warga yang datang bisa tersenyum meski di rumah mereka cemberut pada pasangannya.
“Yang mungkin dirumah sebetulnya sedang cemberut, di sini bisa senyum lebar. Tapi saya melihat ini senyum lebarnya hanya karena ketemu Bang Sandi, padahal sesungguhnya karena perekonomian yang sulit,” Sindir Sohibul lagi.
Berbeda dengan Presiden PKS, Ketua DPP NasDem, Irma Suryani berbicara tentang jumlah istri dan penghasilan.
“Yang bikin cemberut kalau istri lebih dari satu, sementara penghasilan cuma satu,” Sindir Irma tanpa menuding siapa yang dimaksud.
Irma yang saat ini menjabat sebagai juru bicara tim pemenangan Jokowi-Ma’ruf amin hanya mengasosiasikan jumlah istri dengan pengeluaran dapur.
“Jelas saja cemberut kalau istri lebih dari satu sedangkan penghasilan satu dapur banyak. Kalau cuma satu dapur, dijamin tidak ada masalah, he-he-he…,” sindir Irma lagi.
Anggota DPR RI yang juga menjadi pengusaha katering itu lalu memaparkan harga sejumlah kebutuhan dapur per hari ini. Data itu dia dapatkan dari Pasar Palmeriam, Jakarta Timur.
“Cabai 1 kg Rp 26 ribu, bawang merah 1 kg Rp 22 ribu, bawang putih 1 kg Rp 23 ribu, telur 1 kg Rp 22 ribu, ikan 1 kg Rp 30 ribu, ayam Rp 35 ribu per kg, daging 1 kg Rp 120 ribu,” papar Irma. (Net)































