Cirebon – Senin (16/2/20) lalu tersebar broadcast atas nama kontak Brian Fadli, bahwa terdapat yayasan yang bersedia membantu masyarakat Indonesia menghadapi wabah virus corona (COVID-19), yaitu Yayasan Gerakan Indonesia Sadar Bencana (Graisena).
Kami menghubungi Brian Fadli untuk diwawancara jarak jauh. Ketika dihubungi ia menyodorkan kontak seseorang bernama Ngademin Agung Firmansyah yang menurutnya adalah ketua dari Yayasan Graisena.
“Siang mas, Untuk kebutuhan wawancara bisa langsung sama ketuanya aja mas.”, alih Brian saat dihubungi Jumat (20/3/20).
Ketua Graisena Ngademin Agung Firmansyah yang kami hubungi mengonfirmasikan bahwa benar pihak Yayasan Graisena memiliki relawan yang bernama seperti yang tertera di kontak broadcast yang tersebar.
“Betul. Mas Brian yang kontaknya tertera di broadcast adalah relawan kami.”, tegas Ngademin Agung Firmansyah yang biasa dipanggil Agung ini, Jumat.
Selain, itu Agung juga membenarkan isi dari broadcast tersebut
“Bantuan kepada dari Yayasan Graisena diberikan pada keluarga yang kepala keluarga atau pencari nafkahnya terdampak Covid-19, baik dalam status Pasien Dalam Pengawasan (PDP) atau bahkan positif Corona.”, jelas ketua yayasan yang bertempat di Cirebon ini.
Agung lalu menjelaskan rincian dan skema bantuan yang diberikan oleh Yayasan Graisena.
“Bantuan itu diberikan untuk memenuhi kebutuhan dasar keluarga selama kepala keluarga diisolasi. Bantuan kami berikan setiap 14 hari selama masa isolasi, maksimal 45 hari. Jumlahnya Rp.20.000 per orang sebanyak yang tercantum di Kartu Keluarga, dikalikan 14 hari.”, jelas Agung.
Ia menambahkan gambaran besaran bantuan tersebut secara total.
“Sebagai contoh, seorang ayah terdampak corona dan harus diisolasi. Ia memiliki istri dan 3 anak. Maka skema bantuannya adalah 4 (anggota keluarga) kali Rp. 20.ribu kali 14 hari (masa isolasi) sama dengan Rp. 1.120.000.”, tambah Agung.
Keluarga yang ingin meminta bantuan hanya perlu menghubungi kontak 082278134234 dan memberikan surat keterangan terjangkit virus corona (COVID-19) pada Graisena.
Adapun program yang telah berjalan sejak Senin (16/3/20) ini menurut Agung telah menerima dan sedang memverifikasi puluhan pengaju bantuan. Sementara dari sumber terpercaya lain, yayasan ini telah berhasil memberikan bantuan ke dua orang pengaju pada Selasa (17/3/20).
Sejauh ini Yayasan Graisena menggalang dana bantuan dari pengelolaan basis komunitas dan donasi.
“Sejauh ini dana yang kami salurkan berasal dari profit penjualan merchandise di komunitas yang kami bina, donasi dari anggota komunitas, dan donasi dari masyarakat umum.”, terang pria 20-an itu.
Lebih lanjut ia memberikan satu contoh komunitas yang dikembangkan Yayasan Graisena.
“Yang paling besar adalah komunitas berbasis Facebook Group bernama Cocoklogi Science yang bergerak pada parodi cerdas, dengan jumlah member 60ribu lebih. Selain itu kami membina beberapa karang taruna di beberapa kota untuk pendidikan tanggap bencana.”, lanjut Agung.
Untuk diketahui, Yayasan Graisena sendiri adalah organisasi nirlaba pendukung tugas pemerintah mulai dalam lini pembentukan jaringan relawan, pendidikan relawan, dan pelayanan posko medis.
Ketika kami tanya apa alasan dirinya dan Yayasan Graisena ikut andil dalam perhelatan melawan corona, ia menjawab dengan singkat. “Untuk membantu sesama.”, tuturnya. (Bonny Nur Ischaq Darmadji)




















