Aktivitas harian yang padat dan terkadang membuat stres membutuhkan tidur malam yang ‘pas’ karena kualitas tidur malam yang baik akan berpengaruh pada kualitas hidup keesokan harinya.

Demi kualitas tidur yang baik, ada banyak cara yang bisa kita lakukan dan itu berkaitan dengan beberapa faktor, seperti waktu, kondisi kamar tidur, aktivitas sebelum tidur, dan aktivitas sehari-hari.

Kapankah waktu yang tepat untuk tidur? Secara biologis tubuh kita dipengaruhi oleh pola matahari, sehingga kita akan tidur saat tidak ada matahari dan bangun di saat matahari muncul. Semakin dekat dengan pola matahari maka energi kita akan semakin baik. Shawn, seorang pakar kesehatan tubuh, merekomendasikan jadwal tidur pukul 10 malam hingga 6 pagi dengan catatan, tidak apa-apa jika kita sedikit lebih fleksibel dengan waktu tersebut.

Tiap orang memiliki kebiasaan sebelum tidur. Dari yang ritual sikat gigi, membersihkan muka dan yang lainnya. Di era gadget ini, kebanyakan orang sering tidur ditemani oleh gadget. Padahal aktivitas melirik gadget sebelum tidur dapat mengganggu kualitas tidur kita. Cahaya yang dihasilkan layar gadget dapat membuat kita jadi lebih terjaga. Jadi, hindari gadget saat menjelang tidur, bahkan disarankan untuk menyetel airplane mode agar kita tidak terganggu dengan segala macam notifikasi.

Olahraga raga pagi yang sederhana seperti sit up selama 10 menit di pagi hari dapat membuat tidur lebih nyenyak di malam hari.

Makanan sebelum tidur, berjarak minimal 2 jam karena sistem pencernaan kita butuh waktu untuk memproses segala macam makanan yang kita konsumsi dan minumlah air putih yang cukup. Hindari konsumsi minuman yang mengandung kafein seperti kopi dan teh di malam hari karena akan membuat kita sulit tidur.

Selain itu, kondisi kamar tidur yang rapih dan bersih serta remang-gelap membuat tubuh merasa rileks sehingga kita dapat tidur dengan nyenyak. Siap dicoba agar esok pagi lebih berkualitas. (Syahri Choirrini)