Jakarta – Duta Besar Indonesia untuk Bosnia dan Herzegovina, Roem Kono menyambangi kantor Kementerian Penteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) untuk bertemu Menpora Zainudin Amali, di Senayan, Jakarta Pusat, Selasa (22/6) siang.

Kedatangan Roem Kono ini untuk menawarkan beberapa program kerjasama antara Bosnia dan Herzegovina dan Indonesia khususnya di bidang kepemudaan dan olahraga.

“Terimakasih Pak Menteri. Tadi kita telah membahas beberapa program yang mungkin bisa dikerjasamakan dengan negara Bosnia dan saya tadi menawarkan beberapa program terutama pertukaran pemuda dan olahragawan,” kata Roem Kono usai bertemu Menpora Amali.

Menurut Roem Kono, negara-negara di Eropa Timur, khususnya Bosnia memiliki sejumlah cabang olahraga yang dominan dan kuat. Sehingga hal itu bisa menjadi tempat bagi Indonesia untuk mengirimkan atletnya untuk latihan atau trainning di sana.

“Disana ada beberapa cabang olahraga yang populer seperti basket dan juga sepakbola dan olahraga-olahraga lainnya yang cocok dengan Indoensia,” pungkasnya.

Menurut mantan Anggota DPR RI, sebagai Duta Besar harus bisa jeli untuk bisa membantu dan melihat peluang kerjasama kkhususnya terkait kegiatan-kegiatan kepemudaan dan olahraga.

“Insya Allah nanti saya pulang saya akan menjajaki kerja sama itu dan terjadi untuk suatu pertukaran para pemuda dan juga para olahragawan yang bisa membangkitkan olahraga di Indonesia,” jelasnya.

Dia pun mendukung gagasan Menpora Amali yang menyusun desan besar olahraga nasional hingga 2045 atau satu abad Indonesia merdeka. “Memang ini (olahraga) harus kita rintis,” katanya.

Dia pun mengundang Menpora Amali untuk datang ke Bosnia dan bertemu dengan Menteri Olahraga di nagara tersebut sekaligus menandatangani Memorandum Of Understanding atau nota kesepahaman dengan cabang olahraga di sana.

“Saya telah mengundang Pak Menteri bisa datang ke Bosnia untuk bisa bertemu Menteri Olahraga di Bosnia,” katanya.

Sementara itu, Menpora Amali menyanbut baik peluang kerjasama antara Bosnia dan Indonesia di bidang olahraga dan kepemudaan.

“Tadi saya minta kepada Pak Dubes untuk melihat kira-kira potensi-potensi olahraga khusunya cabang-cabang olahraga apa yang bagus pembinaannya di Bosnia dan kita bisa mengirim atlet untuk bisa kita trainning di sana,” katanya.

Menpora berharap Roem Kono dapat berkomunikasi dengan pemerintah setempat dan stakeholder sehingga kerjasama kedua negara di bidang olahraga dan pemuda berjalan dengan baik.

“Pak Dubes tentu akan berkomunikasi dengan stakeholder olaharaga di sana, sehingga nanti suatu saat kita akan bertemu lagi dengan Pak Dubes kita bisa untuk melanjutkan kerjasamanya,” harap Menpora Amali. (Adv)