LEBONG – Pemerintah Kabupaten Lebong terus memberikan ruang bagi generasi muda untuk menyalurkan kreativitas dan mengembangkan potensi di bidang seni serta industri kreatif. Komitmen tersebut diwujudkan melalui pelaksanaan Millennial Music Festival 2 (MMF#2) yang dipusatkan di GOR Tenis Indoor Tubei, Jumat (25/9).
Bupati Lebong H. Azhari, S.H., M.H., secara resmi membuka kegiatan yang menjadi wadah berkumpulnya para musisi dan komunitas musik dari berbagai daerah di Provinsi Bengkulu tersebut.
Kegiatan berlangsung meriah dengan penampilan para musisi yang membawa beragam warna musik. Antusiasme masyarakat dan generasi muda turut memberikan suasana semarak sepanjang pelaksanaan festival.
Pembukaan MMF#2 turut dihadiri jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Lebong serta sejumlah pejabat dan tamu undangan. Di antaranya Kapolres Lebong, perwakilan Bank Bengkulu, Kepala Dinas Pariwisata, Pemuda dan Olahraga (Disparpora) Kabupaten Lebong, serta sejumlah undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Bupati Azhari menyampaikan bahwa pemerintah daerah berkomitmen memberikan dukungan terhadap kegiatan positif yang melibatkan generasi muda. Menurutnya, seni dan musik dapat menjadi sarana untuk menyalurkan kreativitas sekaligus memperkuat silaturahmi antarpemuda.
“Pemerintah Kabupaten Lebong tentu sangat mendukung kegiatan positif seperti ini. Anak-anak muda harus diberikan ruang untuk berekspresi, berkarya dan mengembangkan potensi yang mereka miliki,” ujar Azhari.
Ia berharap MMF#2 tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga mampu menjadi ruang kolaborasi bagi para musisi serta mendorong tumbuhnya industri kreatif di daerah.
Menurutnya, kegiatan seni dan kreativitas generasi muda memiliki potensi untuk turut mendukung sektor pariwisata dan ekonomi daerah. Karena itu, Pemkab Lebong akan terus mendorong berbagai kegiatan yang dapat memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkarya sekaligus memperkenalkan potensi daerah.
Pelaksanaan MMF#2 diharapkan semakin memperkuat Kabupaten Lebong sebagai salah satu daerah yang terbuka terhadap perkembangan seni, kreativitas dan industri kreatif di Provinsi Bengkulu. (Adv)

























