Manado, Sulawesi Utara – Angin kencang disertai hujan deras melanda Manado dan sekitarnya pada hari Minggu, (08/01/2016) merusak rumah penduduk dan menumbangkan pohon, bahkan ada yang menimpa rumah penduduk.
“Angin kencang merusak rumah warga di Kecamatan Wanea, kemudian menumbangkan pohon di sejumlah daerah Sario, Wenang, Tuminting, Bunaken dan Singkil, serta menimpa rumah warga di Molas, rumah keluarga Musaling-Makadolang dan milik Paulinte Kalinggang, di Tumumpa I, Tuminting,” ujar Maxmilian Tatahede, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Manado.
Tatahede mengatakan, rumah warga yang rusak parah adalah milik Keluarga Makaenas-Aer di Bumi Nyiur, Wanea, kemudian yang hancur karena tertimpa pohon adalah milik keluarga Mananeke-Singal di Molas, Bunaken.
Sedangkan pohon-pohon yang tumbang, kata Tatahede ada di Jalan 17 Agustus depan kantor BPK, Jalan Achamd Yani depan kantor PLN, di depan SDN 25, Jalan Sam Ratulangi depan pos PJR, depan toko buku gramedia.
Tatahede juga mengatakan bahwa pemerintah dalam hal ini BPBD dan Dinsos bersama Rapi, Tagana dan Orari, sudah melakukan koordinasi dan membersihkan serta mengangkat batang-batang pohon tumbang.
“Pembersihan sudah dilakukan, sehingga jalan bisa digunakan, karena yang tumbang pohon-pohon di tepi jalan kami mohon kesabaran masyarakat pengguna jalan. Pemilik rumah yang rusak akibat kena pohon tumbang dan angin kencang sudah mendapatkan bantuan darurat bencana, dan diminta mengungsi ke lokasi aman untuk menghindari bahaya yang masih mengintai,” ujarnya.
Selain itu, menurut tatahede, angin kencang yang disertai hujan juga menyebabkan sejumlah jalur terpaksa dialihkan, karena terjadi tanah longsor di beberapa jalan-jalan raya penghubung antarkota, seperti Manado-Tomohon yang juga ada tanah longsor di sekitar Tinoor. (Ant/A1)






























