Purwokerto, Jawa Tengah – Enam rumah di desa Karangendep Kecamatan Patik Raja dan satu rumah di Desa Kedungurang Kecamatan Gumelar, Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, tertimpa tanah longsor setelah wilayah itu diguyur hujan lebat sejak Kamis siang (8/12/2016).
“Laporan yang kami terima, tanah longsor tersebut terjadi di Desa Karangendep RT 07 RW 02, Kecamatan Patikraja, yang menimpa enam rumah dan di Desa Kedungurang RT 01 RW 03, Kecamatan Gumelar, yang menimpa satu rumah,” ujar Komandan Taruna Siaga Bencana (Tagana) Banyumas, Heriyana Ady Chandradi Purwokerto.
Heriyana mengatakan, tanah longsor di Desa Karangendep, Kecamatan Patikraja, terjadi pada pukul 18.15 WIB. Material longsoran dari tebing di lingkungan RT 07 RW 02 itu menimpa rumah Narkam (65), Salwadi (60), Karim (40), Kusmini (35), Kartiwen (41), dan Yatno (39).
“Hampir semua rumah yang tertimpa material longsoran adalah bagian belakangnya hingga mengalami kerusakan berat dengan total kerugian diperkirakan mencapai 60 juta rupiah. Bencana tersebut tidak menimbulkan korban jiwa,” ujarnya.
Sementara itu, Heriyana mengatakan bahwa longsor yang terjadi di Desa Kedungurang, tebing tempat berdirinya rumah Kamsono (44) dilaporkan longsor sekitar pukul 16.30 WIB saat dilakukan pembersihan saluran air yang tersumbat sampah.
Menurut Heriyana, kejadian itu mengakibatkan bagian samping rumah Kamsono yang berukuran 9×7 meter turut longsor.
“Longsoran mencapai 20 meter dengan ketebalan 4 meter dan tinggi 5 meter. Tanah longsor itu juga terjadi saat hujan lebat dan kerugian yang ditimbulkan diperkirakan mencapai 20 juta rupiah,” jelasnya. (Ant/A1)































