Jakarta – Gonjang ganjing dan belum adanya kepastian hukum terkait dugaan penistaan agama yang dilakukan oleh Calon gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) membuatnya diminta mundur dari pencalonan di Pemilihan Gubernur DKI 2017.
“Saya diminta untuk mundur karena dilaporkan dan akan terjadi ketidakpastian dan kekacauan,” ujar Ahok, Kamis (9/11/2016).
Namun, Gubernur yang menggantikan Jokowi karena terpilih menjadi presiden ini menegaskan dirinya tak akan mundur.
“Tak masalah bila nantinya kalah di Pilgub DKI, ” ujar Ahok.
Menurut Ahok, bila dirinya mundur, tugas mengedukasi rakyat itu bakal terbengkalai. Asalkan dia sudah berusaha menjelaskan soal visi, misi, dan program ke masyarakat.
“Saya kira ini bagian dari edukasi rakyat. Saya lebih ikhlas kalah, tapi semua ide saya tentang visi, misi, dan program orang bisa dengar,” ujar Ahok lagi. (Net/A1)






























