Lebak,- Sehubungan dengan Maraknya Pemberitaan penimbunan bahan pokok dan masker yang dilakukan masyarakat ataupun pengusaha kian banyak dengan dalih khawatir terjadi wabah virus corona (covid-19).
Menyikapi hal tersebut Ketua GP Ansor Kabupaten Lebak H.Deden Z Farhan, meminta kepada aparat pemerintah dan masyarakat untuk bersama – Sama memantau dan mengantispasi adanya oknum masyarakat atau pengusaha di Kabupaten Lebak yang melakukan penimbunan, karena itu bertentangan dengan syari’at agama maupun hukum positif negara.
Dalam keterangan persnya H.Deden menyampaikan bahwa menimbun adalah perbuatan yang melanggar syariat juga hukum positif negara.
“ Jangan sampai di Kabupaten Lebak terjadi penimbunan baik sembako atau apapun itu yang berkaitan dengan komoditas penunjang kehidupan masyarakat kalau dalam kitab Fathul Mu’in di istilahkan dengan “mâ yu’în ‘alaih” artinya komoditi atau barang yang di butuhkan, hal itu disamping akan menggangu stabilitas dan kondusifitas itu juga bertentangan dengan syariat, bahkan rosulullah sudah menegaskkan dalam beberapa haditsnya Allah melaknat penimbun, demikian juga menurut hukum positif di negara kita yang tercantun dalam UU TPPU itu perbuatan melanggar hukum, oleh karenanya saya meminta kepada pemerintah dan aparat yang berwenang untuk mengantisipasi kasus penimbunan terjadi di kab lebak, jikka ada oknum yang melakukkan itu kami meminta untuk di tindak tegas sesuai dengan hukum yang berlaku di negara ini” Ujar H.Deden
Antisipatif hal tersebut , Deden menjelaskan bahwa PC GP Ansor Lebak membuka layanan pengaduan dan mengajak pemerintah, aparat serta masyarakat untuk bersama-sama waspada mengantisipasi adanya oknum masyarakat atau pengusaha yang melakukan penimbunan.
“Sebagai bentuk antisipasi, kami di LBH Ansor membuka layanan pengaduan jika ditemukan adanya oknum yang melakukan penimbunan, jika masyarakat menemukan oknum yang melakukan penimbunan silahkan masyarakat adukan ke kami baik melalui Pimpian Ranting(Desa) yang terdekat dan berada di semua wilayah kabupaten Lebak, Anak Cabang (Kecamatan) maupun langsung ke kami di Pimpinan Cabang, mari kita awasi dan antisipasi bersama, jangan sampai nanti ada orang yang mencari keuntungan berlebih dari situasi yang diakibatkan paranoid terhadap viros corona”. (A1)






























