Yogyakarta – Berhasil menjabat tangan KH. Ma’ruf Amin, seorang santri Pondok Pesantren Krapyak, Bantul, Yogyakarta, Wildan Muhammad, terharu seraya berteriak kegirangan.

“Alhamdulillah, alhamdulillah,” teriak Wildan di antara kerumunan santri yang antre menjabat tangan KH Ma’ruf Amin, di Ponpes, Krapyak, Bantul, Yogyakarta, Minggu (14/10/2018).

Menurut Wildan, dirinya mengaku sudah sejak pagi menantikan kedatangan cawapres pendamping Jokowi itu ke pesantrennya. Wildan meyakini bersalaman dengan seorang kiai akan membawa kebaikan.

“Salaman sama kiai itu dapat berkah. Di pesantren itu kiai dipentingin (dihormati),” ujar Wildan yang matanya tampak berkaca-kaca.

Dia pun mendoakan Ma’ruf Amin selalu diberikan kesehatan dalam menjalani setiap kegiatannya.

Di Ponpes Krapyak, Bantul, Yogyakarta, Ma’ruf menjenguk putra pendiri Ponpes Krapyak almarhum KH Ali Maksum, KH Atabik Ali Maksum yang tengah terbaring sakit.

Ma’ruf juga bersilaturahmi dengan sahabat dan kolega lainnya di pesantren itu. (Ant)