Jakarta – Setelah Video pernyataan minta maaf yang disampaikan oleh ketua umum Ikatan Pemuda dan Pemudi Minang Indonesia (IPPMI) kepada KH.Ma’ruf Amin saat acara dialog kebangsaan di Pesantren An-Nawawi Banten pada Minggu (30/09/2018) beredar ke publik, Ketua Umum IPPMI, M. Rafik merasa diintimidasi.
Kepada sahabatrakyat-com-575929.hostingersite.com, Rafik menjelaskan bahwa pernyataan itu bersifat spontan.
“Pernyataan minta maaf saya bersifat spontan dan berasal dari lubuk hati yang paling dalam. Karena saya menganggap polemik yang muncul terkait Islam Nusantara di Sumbar telah di politisasi,” Ujar Rafik.
Menurutnya, terkait polemik itu seharusnya diselesaikan dengan cara musyawarah sehingga tidak menimbulkan perpecahan antar anak bangsa.
“Mereka seharunya jangan bertanya sendiri, menafsirkan sendiri dan menjawab sendiri terkait Islam Nusantara,” Ujar Rafik lagi.
Selanjutnya, M. Rafik juga berencana akan melaporkan akun Facebook Rahman Pili dan beberapa akun Facebook lainnya karena dianggap telah menghina dirinya.

“Kita ingin semuanya bijak menggunakan media sosial. Pernyataan mereka yang menghina saya akan segera saya laporkan ke polisi sebagai shock terapi,” Ujar Rafik. (A1)































