Beranda Daerah

Munas X IWAPI Tetapkan Tatyana Sutara, Bengkulu Tegaskan Dukungan

BENGKULU – Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Ikatan Wanita Pengusaha Indonesia (IWAPI) Provinsi Bengkulu menyatakan dukungan penuh terhadap hasil Musyawarah Nasional (Munas) X IWAPI 2026 yang menetapkan Tatyana Sentani Sutara sebagai Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) IWAPI periode 2026–2031.

Dukungan tersebut diberikan setelah Tatyana terpilih secara aklamasi dalam Munas X IWAPI yang berlangsung pada 2–3 November 2026 di Hotel Borobudur, Jakarta. Ia menggantikan Nita Yudi yang telah menyelesaikan masa kepemimpinannya untuk periode 2021–2026.

Ketua Umum DPD IWAPI Provinsi Bengkulu, Yennita Fitriani, SH, MH, menegaskan bahwa dukungan tersebut didasarkan pada sejumlah pertimbangan, terutama pengalaman, pemahaman terhadap aturan organisasi, serta rekam jejak Tatyana selama berkiprah di IWAPI.

Menurut Yennita, Tatyana merupakan sosok pemimpin yang memahami secara mendalam Anggaran Dasar dan Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) serta Pedoman Kerja Organisasi (PKO) IWAPI. Pemahaman terhadap aturan organisasi dinilai menjadi modal penting untuk menjaga tata kelola dan kesinambungan kepemimpinan di lingkungan IWAPI.

“Beliau adalah sosok pemimpin yang sangat mengerti dan memahami secara mendalam tentang AD/ART dan PKO IWAPI,” tegas Yennita, Jumat (6/11/2026).

Selain memiliki pemahaman kuat terhadap aturan organisasi, Tatyana juga dinilai sebagai kader yang telah lama berkontribusi bagi IWAPI. Ia tercatat telah berkiprah selama 24 tahun di organisasi tersebut. Pengalaman kepemimpinannya antara lain sebagai Ketua Umum DPD IWAPI DKI Jakarta, kemudian melanjutkan pengabdian selama dua periode atau 10 tahun di tingkat DPP IWAPI.

Sebelum terpilih sebagai ketua umum, Tatyana menjabat Wakil Ketua Umum Bidang Keorganisasian DPP IWAPI. Dalam posisi tersebut, ia dinilai aktif turun langsung ke berbagai daerah untuk memberikan pelatihan dan pembinaan kepada jajaran DPD IWAPI, khususnya mengenai pemahaman AD/ART dan tata kelola organisasi.

Yennita juga menilai Tatyana memiliki karakter kepemimpinan yang bijaksana dan tegas. Pengalaman bekerja bersama Nita Yudi selama periode kepengurusan sebelumnya diyakini menjadi bekal penting bagi Tatyana dalam menjalankan organisasi ke depan.

“Beliau memiliki banyak pengalaman bersama Ibu Nita Yudi, Ketua Umum DPP IWAPI periode 2021–2026. Karena itu, kami yakin beliau akan menjadi ketua umum yang bijaksana, memahami organisasi, dan tegas dalam menegakkan aturan AD/ART,” ujar Jennita.

Ia menambahkan, IWAPI membutuhkan pemimpin yang benar-benar memahami aturan organisasi sekaligus memiliki komitmen kuat terhadap pemberdayaan perempuan di bidang ekonomi. Menurutnya, IWAPI merupakan organisasi perjuangan yang memiliki peran strategis dalam mendorong kemajuan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) yang dikelola perempuan di seluruh Indonesia.

“Menurut kami, IWAPI harus dipimpin oleh orang yang benar-benar memahami aturan organisasi. IWAPI adalah organisasi perjuangan untuk UMKM perempuan di seluruh Indonesia. Perempuan harus maju untuk meningkatkan UMKM,” pungkasnya.

Sementara itu, setelah terpilih sebagai Ketua Umum DPP IWAPI periode 2026–2031, Tatyana Sentani Sutara mengajak seluruh ketua DPD IWAPI di Indonesia untuk memperkuat persatuan dan bersama-sama membesarkan organisasi.

Ia menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh DPD yang telah berpartisipasi serta berkontribusi dalam menyukseskan penyelenggaraan Munas X IWAPI 2026. Tatyana berharap forum nasional tersebut menjadi momentum untuk mengakhiri berbagai perbedaan dan membuka babak baru kepemimpinan yang lebih solid, kompak, serta memiliki daya saing.

“Terima kasih dan apresiasi kepada seluruh DPD yang telah berpartisipasi serta menyukseskan Munas X IWAPI 2026,” ungkap Tatyana.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Infrastruktur dan Pembangunan Kewilayahan, Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), yang menjadi pembicara terakhir dalam Munas X IWAPI, turut menyampaikan dorongan bagi pengusaha perempuan Indonesia.

AHY mendorong para pengusaha perempuan agar tidak hanya berupaya meningkatkan skala usaha atau naik kelas, tetapi juga mampu melakukan lompatan bisnis. Dengan demikian, pelaku usaha perempuan diharapkan semakin berkembang, kompetitif, dan mampu memberikan kontribusi lebih besar terhadap perekonomian nasional.

Dukungan DPD IWAPI Bengkulu terhadap kepemimpinan Tatyana diharapkan dapat memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong peningkatan kapasitas perempuan pengusaha. Melalui kepemimpinan yang memahami aturan, berpengalaman, dan mengedepankan persatuan, IWAPI diharapkan semakin berperan dalam memperluas kesempatan usaha serta meningkatkan daya saing UMKM perempuan di Indonesia. (Red/FW)