Paris – Pemerintah Perancis melalui Menteri Urusan Eropa Nathalie Loiseau, Senin, menegaskan mereka tidak akan mengakui Katalunya jika wilayah otonomi Spanyol tersebut secara terpisah menyatakan kemerdekaan.
“Jika nanti ada pernyataan kemerdekaan, maka itu adalah sepihak dan tidak akan diakui,” kata Loiseau.
Katalunya yang memiliki bahasa dan budaya sendiri, serta dipimpin oleh pemerintah otonomi yang pro-kemerdekaan, menyelenggarakan referendum pada 1 Oktober lalu, sebuah tindakan yang oleh pemerintah Spanyol dinyatakan illegal. “Katalunya tidak bisa ditentukan hanya melalui pemungutan suara oleh gerakan kemerdekaan hanya seminggu lalu,” kata menteri junior Perancis itu.
“Krisis ini harus diselesaikan melalui dialog oleh seluruh tingkat politik Spanyol,” katanya. Keputusan yang tergesa-gesa mengakui pernyataan kemerdekaan sepihak tersebut akan membuat Prancis lari dari tanggung jawab. “Jika kemerdekaan diakui dan bukan merupakan hal yang sedang dibahas, maka konsekuensi pertama adalah (Katalunya) secara otomatis meninggalkan Uni Eropa,” katanya menambahkan. (Ant)



































